Tribunjateng Hari ini
Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan
Warga Jembawan Semarang Barat memasang karung berisi pasir atau sandbag untuk mencegah longsor susulan.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Warga juga mengikuti arahan teknis dari BBWS terkait titik pemasangan sandbag agar mampu mengurangi limpasan air bila hujan kembali turun.
Parjono menyebutkan, dalam kondisi ini delapan keluarga dengan total sekitar 30 jiwa hingga kini masih mengungsi ke rumah kerabat setelah rumah mereka diterjang banjir dan longsor.
"Untuk tempat pengungsian hari pertama kemarin di Masjid Al-Hikmah yang berada di RW yang sama, tetapi kemudian langsung ke rumah-rumah saudaranya seperti itu," katanya.
Dia menyebutkan, enam rumah mengalami kerusakan paling parah.
Meski struktur bangunan belum dilaporkan rusak berat, lumpur dan air sempat merendam isi rumah hingga warga tak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
“Sumur dan pompa air milik warga juga dipenuhi lumpur dan material longsor," katanya.
Sementara itu, dapur umum masih beroperasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak dan para relawan kerja bakti.
Bantuan logistik datang dari berbagai pihak, mulai dari Pemkot Semarang, BPBD, PMI, hingga kecamatan.
Meski penanganan sementara masih dilakukan, pihaknya menyebut talut dan jalan yang longsor nantinya akan dibangun ulang.
Namun hingga kini belum ada kepastian terkait durasi pengerjaan proyek permanen tersebut.
Salurkan bantuan
Sementara itu, Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah Mangkang dan Purwoyoso, Ngaliyan.
Bantuan itu berupa santunan bagi korban meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, pihaknya melakukan asesmen dan melengkapi data korban melalui kecamatan dan kelurahan setempat.
"Sudah kami bantu sesuai permohonan dari camat dan lurahnya. Sudah kami usulkan santunan kematiannya," kata Agustina, Minggu (17/5/2026).
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
| Martha Incar Poundsterling Lawas, Kolektor Uang Kuno Kumpul di Queen City Mall Semarang |
|
|---|
| Sidak ke Pasar Pon, Bupati Blora Arief Rohman Pastikan Hewan Kurban Layak Jual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Senin-18-Mei-2026.jpg)