Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pria Jepara Ngaku Anggota BIN Ditangkap di Warung Makan, Bawa Atribut Palsu

BIN gadungan tersebut ditangkap, Kamis (21/5/2026) siang di sebuah warung makan di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
ISTIMEWA
ilustrasi penangkapan. Pria paruhbaya yang mengaku tinggal di Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara ditangkap Unit Intel Kodim 0719/Jepara lantaran kedapatan mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia. 

Pria Jepara Ngaku Anggota BIN Ditangkap di Warung Makan, Bawa Atribut Palsu

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Ngadiran Aji Gunawan, pria paruhbaya yang mengaku tinggal di Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara ditangkap Unit Intel Kodim 0719/Jepara lantaran kedapatan mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia.

BIN gadungan tersebut ditangkap, Kamis (21/5/2026) siang di sebuah warung makan di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.

Dia ditangkap lantaran mengaku BIN kepada sejumlah warga.

Unit Intel Kodim 0719/Jepara mengamankan atribut yang berkaitan dengan identitas BIN palsu. Bentuknya pin berlogo BIN, cincin dengan logo BIN, dan aksesoris dompet dengan logo BIN.

Pasi Intel Kodim 0719/Jepara, Lettu Inf. Devi Norma mengungkapkan, awal penangkapan BIN gadungan bermula adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya warga mengaku-ngaku anggota BIN.

Baca juga: Polresta Banyumas Bongkar Peredaran Psikotropika di Wangon, Paket Obat Dikirim Lewat Ekspedisi

Pihaknya pun melakukan penyelidikan dan investigasi dengan melibatkan anggota BIN langsung guna melakukan verifikasi keanggotan pria yang mengaku BIN.

"Setelah dilakukan kroscek langsung terhadap yang bersangkutan diduga BIN gadungan, ternyata benar bahwa orang tersebut bukan anggota BIN," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Lebih lanjut, setelah terduga BIN gadungan tersebut ditangkap, dilakukan pengecekan atribut yang berkaitan dengan pengakuan keanggotaan BIN.

Beberapa atribut palsu itu diduga dimanfaatkan adanya indikasi pemerasan kepada masyarakat berkedok pemalsuan anggota BIN.

"Kami serahkan kasus ini ke Polres Jepara lantaran yang bersangkutan merupakan warga sipil," tuturnya.

Dalami Adanya Korban Pemerasan

Lettu Inf. Devi menegaskan bahwa sejauh ini belum terindikasi adanya korban atas pengakuan BIN gadungan.

Investigasi sejauh ini masih terus dilakukan oleh pihak TNI dan Polri, guna memastikan apakah ada korbannya.

Mengingat laporan yang diterima sejauh ini bahwa oknum yang mengaku anggota BIN diduga berencana melakukan penipuan dan pengancaman kepada target sasaran.

"Saat ini yang bersangkutan sudah dimintai video klarifikasi dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya kembali. Karena sejauh ini belum ada laporan korban atau indikasi adanya korban, yang bersangkutan belum bisa ditahan oleh Polisi," tagas dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved