Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Kisah Agus, Peternak Sapi Semarang yang Beri Perawatan Ekstra supaya Terhindar PMK Jelang Iduladha

Agus Suwandi (36) kembali menaruh setumpuk rumput di dekat mulut sapinya agar lekas bisa disantap jelang Iduladha agar tetap sehat.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
BERI VAKSIN - Sekda Jateng Sumarno membantu petugas kesehatan dalam memberikan vaksin PMK ke seekor sapi di di komplek Pertanian Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (22/5/2026). Pemberian vaksin PMK gencar dilakukan jelang Iduladha.  

Sumarno meminta, vaksin PMK harus lebih banyak diberikan kepada para sapi agar ketika ada wabah PMK tidak semua sapi tertular.

Langkah ini dilakukan terutama saat menjelang Iduladha yang mana pergerakan distribusi hewan kurban sangat tinggi. 

Jumlah hewan kurban di Jateng sendiri diperkirakan dari 600 ribu ekor hingga 700 ribu ekor. 

Meskipun belum ada temuan kasus PMK, tetapi langkah pencegahan harus diutamakan. "Kalau tidak dicegah, terus ada yang kena, maka akan lebih banyak biaya yang harus kita keluarkan," bebernya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares menjelaskan, program vaksin PMK sapi menjelang Iduladha terus digencarkan di antaranya melalui Program Healing (Layanan Kesehatan Hewan Keliling).

Namun, ia tidak hafal jumlah angka sapi yang telah diberikan vaksin.

"Secara data, kami belum punya, yang jelas sejauh ini belum ada temuan kasus PMK, semisal ada gejala awal, maka kami akan segera menanganinya," katanya. 

Baca juga: Tak Mau Kecolongan PMK, Dinperpa Siapkan 100 Dosis Vaksin untuk Hewan Kurban

Jateng Jadi Wilayah Lalu Lintas Hewan Ternak 

Bersumber data dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, populasi sapi di Jateng pada 2026 mencapai 1.393.159 ekor, domba 1.421.246 ekor dan kambing 3.598.605 ekor.

Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Wates, Nur Saptahidhayat meminta Jawa Tengah agar terus meningkatkan vaksin PMK karena wilayah Jateng merupakan wilayah lalu lintas hewan ternak. 

Kondisi ini, menjadikan Jateng sebagai kawasan yang rawan terhadap penyebaran penyakit ternak.

Peningkatan vaksin harus dilakukan agar mencegah terjadinya penularan yang bisa berujung menjadi wabah.

"Kunci pengendalian penyakit ternak adalah vaksinasi, hewan sehat dan sudah divaksin mau jalan ke mana pun permasalahan penyakit akan terkurangi," ujarnya.(iwn) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved