Berita Jateng
Kisah Agus, Peternak Sapi Semarang yang Beri Perawatan Ekstra supaya Terhindar PMK Jelang Iduladha
Agus Suwandi (36) kembali menaruh setumpuk rumput di dekat mulut sapinya agar lekas bisa disantap jelang Iduladha agar tetap sehat.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Agus Suwandi (36) kembali menaruh setumpuk rumput di dekat mulut sapinya agar lekas bisa disantap.
Peternak sapi asal Getasan, Kabupaten Semarang itu sangat perhatian terhadap hewan ternaknya karena hewan itu adalah sumber penghidupannya.
Terlebih menjelang Iduladha seperti saat ini yang mana sapinya mudah untuk dijual.
Baca juga: Jelang Iduladha, Wonosobo Perketat Pengawasan Hewan Kurban dan Waspadai PMK
Namun, keuntungan berternak sapi tidak selalu dirasakan oleh Agus.
Ia mengaku, sempat putus asa beternak sapi selepas wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Masa tersulit jadi peternak saat ada wabah PMK tahun 2022, satu sapi mati, empat lainnya juga tertular tapi belum sempat mati, pas saat itu sudah putus asa jadi peternak karena rugi," ujarnya kepada Tribunjateng.com di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (22/5/2026).
Belajar dari peristiwa itu, Agus tidak ingin sapinya kembali tertular PMK.
Makanya, ia sangat menjaga betul kebersihan kandang.
Sapinya juga rutin diberi vitamin dibarengi dengan sapi yang harus diajak untuk berjemur matahari di luar kandang.
"Kalau sudah kena pertolongan pertama pisah dengan sapi lain lalu disemprotkan sitrun (asam sitrat) terus dikompres pakai air hangat," jelasnya.
Namun, kini ia bisa lebih bernafas lega karena sapinya tlah diberi vaksin PMK.
Vaksin ini diberikan untuk sapinya yang hendak dijual untuk kurban.
"Ya selain vaksin PMK, hewan kurban yang saya jual rutin diberikan obat cacing, vitamin, dan pakan untuk penggemukan," terangnya.
Genjot Vaksin PMK Jelang Iduladha
Sekda Jateng Sumarno secara simbolis menyerahkan obat vaksin PMK kepada petugas kesehatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah.
| Sindikat Pig Butchering Terbongkar di Solo, Modus Asmara Palsu Kuras Korban hingga Rp41 Miliar |
|
|---|
| Upaya Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Iduladha 2026 |
|
|---|
| Keramahan Warga Jateng Sambut Delegasi IVCA 2026 dari 40 Negera |
|
|---|
| Taj Yasin Apresiasi Peran Media Dongkrak Indeks Demokrasi di Jateng |
|
|---|
| BPS Bongkar Realita Pekerja di Jawa Tengah, Sektor Informal 12,49 Juta dan Formal 8,86 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260522_Sekda-Jateng-Sumarno-membantu-vaksin-PMK-jelang-Iduladha_1.jpg)