Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Polda Jateng Gandeng FBI Selidiki Love Scamming Internasional yang Libatkan Fabiola Elizabeth

Sebuah meja rias bertuliskan "Meja Rias Ruang Model" menjadi perhatian dalam gelar barang bukti yang digelar Polda Jawa Tengah

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/dok Polda Jateng/ Instagram @mrezanugrah
TERSANGKA - Sosok F, wanita yang menjadi tersangka kasus Love Scamming yang berpusat di Sukoharjo dan Surakarta, Jawa Tengah diduga kuat adalah Fabiola Elizabeth. Diketahui Fabiola Elizabeth merupakan mantan istri Reza Smash yang bercerai pada 2020. 

Penyidik menjelaskan jaringan ini menggunakan metode penipuan yang dikenal sebagai pig butchering atau love scamming.

Modus tersebut dilakukan dengan membangun hubungan emosional secara intensif sebelum korban diarahkan untuk menanamkan dana pada investasi yang sebenarnya telah direkayasa.

Target dicari melalui berbagai aplikasi kencan seperti Tinder, Puf, dan Boo, serta media sosial Facebook.

Dalam praktiknya, asisten marketing bertugas mencari calon korban. Setelah korban merespons, komunikasi dilanjutkan oleh marketing yang menggunakan identitas palsu untuk membangun kedekatan emosional.

Sebagian besar operator bahkan disebut merupakan laki-laki yang berpura-pura menjadi perempuan.

Ketika korban mulai percaya dan meminta video call, model perempuan asli kemudian ditampilkan untuk memperkuat keyakinan korban.

Setelah hubungan emosional terbentuk, korban diarahkan untuk berinvestasi melalui platform perdagangan kripto palsu yang dikendalikan jaringan pelaku.

Tampilan situs investasi dibuat menyerupai platform perdagangan aset digital yang sah. Namun seluruh sistem telah dimanipulasi sehingga dana yang disetorkan korban masuk ke jaringan pelaku.

 

Terungkap dari Patroli Siber

Kombes Himawan menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari patroli siber yang dilakukan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah.

"Dari hasil patroli siber kami menemukan ada indikasi kegiatan penipuan online yang dilakukan di wilayah Solo.

Kemudian kami lakukan pendalaman terhadap aktivitas yang dilakukan oleh mereka," kata dia.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah pada sebuah perusahaan bernama PT Digi Global Konsultan yang berlokasi di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan temuan penyidik, lokasi tersebut diduga digunakan sebagai pusat perekrutan tenaga kerja sekaligus kantor operasional sindikat penipuan.

Untuk menghindari deteksi aparat dan masyarakat, kelompok tersebut disebut kerap berpindah-pindah lokasi dengan menyewa kantor maupun rumah kos sebagai pusat kegiatan sementara.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved