Berita Kriminal
Polda Jateng Gandeng FBI Selidiki Love Scamming Internasional yang Libatkan Fabiola Elizabeth
Sebuah meja rias bertuliskan "Meja Rias Ruang Model" menjadi perhatian dalam gelar barang bukti yang digelar Polda Jawa Tengah
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Polda Jateng membongkar sindikat love scamming internasional yang diduga meraup keuntungan sekitar Rp41,1 miliar dari 133 korban warga asing.
- Seorang perempuan berinisial F yang disebut berasal dari kalangan mantan artis diduga berperan sebagai model video call untuk meyakinkan korban.
- Polisi menggandeng FBI Amerika Serikat untuk mengungkap jaringan penipuan lintas negara yang beroperasi dari wilayah Solo Raya.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sebuah meja rias bertuliskan "Meja Rias Ruang Model" menjadi perhatian dalam gelar barang bukti yang digelar Polda Jawa Tengah di Gedung Borobudur, Senin (1/6/2026).
Barang tersebut diduga menjadi salah satu fasilitas yang digunakan dalam praktik penipuan internasional berkedok hubungan asmara atau love scamming yang beroperasi dari wilayah Sukoharjo dan Surakarta.
Kasus yang terungkap melalui patroli siber ini menyeret puluhan tersangka dan diduga menghasilkan keuntungan hingga Rp41,1 miliar dari ratusan korban warga negara asing, mayoritas berasal dari Amerika Serikat.
Selain meja rias, penyidik turut menampilkan berbagai barang bukti berupa telepon seluler, komputer, monitor, laptop, hingga buku panduan percakapan yang digunakan untuk menjalankan operasi penipuan secara sistematis.
Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih, mengungkapkan bahwa seorang perempuan berinisial F diduga memiliki peran penting dalam meyakinkan korban yang sudah menjalin komunikasi dengan para pelaku.
Perempuan tersebut disebut bertugas tampil dalam panggilan video ketika korban meminta bukti identitas orang yang selama ini berkomunikasi dengan mereka.
"Model yang dapat kami amankan ini tugasnya melayani video call sesuai yang diinginkan korban, sementara peran marketing yang mencari korban.
Apabila korban membutuhkan keyakinan, maka yang tampil bukan marketing tetapi model," kata Kombes Himawan.
Baca juga: Begini Penampakan Jalur Gunungpati- Kalipancur yang Tiap Hari Dilewati Warga
Menurutnya, keberadaan model menjadi bagian penting dalam skema penipuan karena berfungsi memperkuat hubungan emosional yang telah dibangun sebelumnya oleh operator.
"Karena marketing ingin supaya korban segera melakukan investasi yang sudah ditawarkan," imbuh dia.
Saat ditanya mengenai latar belakang perempuan tersebut, Himawan menyebut F merupakan sosok yang pernah dikenal publik.
"Yang jelas model dari mantan artis, itu saja," ungkapnya.
Penyidik hingga kini belum mengungkap identitas lengkap perempuan tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.
Modus Love Scamming dengan Video Call dan Investasi Kripto Palsu
| Fakta Baru Kasus Mafia BBM Subsidi Jepara: Pelaku Pakai QR Code Palsu Bukan dari Pertamina |
|
|---|
| Heboh! Bayi Baru Lahir Ditemukan Dalam Tas Belanja di Gang Permukiman Pati, Ari-Ari Masih Menempel |
|
|---|
| KDRT Maut, Suami Sempat Mandikan dan Sisir Rambut Istri yang Sudah Tewas, Berharap Hidup Lagi |
|
|---|
| Bawa Anak demi Kelabui Petugas, IRT Asal Karanganyar Gagal Selundupkan Narkoba ke Lapas Sragen |
|
|---|
| Kecele, Polisi di Kudus Gerebek Lokasi Sabung Ayam Tapi Para Penjudi Sudah Kabur Duluan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260601_Sosok-F-Fabiola-Elizabeth-mantan-istri-Reza-Smash-jadi-Tersangka_1.jpg)