Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Polda Jateng Gandeng FBI Selidiki Love Scamming Internasional yang Libatkan Fabiola Elizabeth

Sebuah meja rias bertuliskan "Meja Rias Ruang Model" menjadi perhatian dalam gelar barang bukti yang digelar Polda Jawa Tengah

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/dok Polda Jateng/ Instagram @mrezanugrah
TERSANGKA - Sosok F, wanita yang menjadi tersangka kasus Love Scamming yang berpusat di Sukoharjo dan Surakarta, Jawa Tengah diduga kuat adalah Fabiola Elizabeth. Diketahui Fabiola Elizabeth merupakan mantan istri Reza Smash yang bercerai pada 2020. 

Ringkasan Berita:
  • Polda Jateng membongkar sindikat love scamming internasional yang diduga meraup keuntungan sekitar Rp41,1 miliar dari 133 korban warga asing.
  • Seorang perempuan berinisial F yang disebut berasal dari kalangan mantan artis diduga berperan sebagai model video call untuk meyakinkan korban.
  • Polisi menggandeng FBI Amerika Serikat untuk mengungkap jaringan penipuan lintas negara yang beroperasi dari wilayah Solo Raya.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sebuah meja rias bertuliskan "Meja Rias Ruang Model" menjadi perhatian dalam gelar barang bukti yang digelar Polda Jawa Tengah di Gedung Borobudur, Senin (1/6/2026).

Barang tersebut diduga menjadi salah satu fasilitas yang digunakan dalam praktik penipuan internasional berkedok hubungan asmara atau love scamming yang beroperasi dari wilayah Sukoharjo dan Surakarta.

Kasus yang terungkap melalui patroli siber ini menyeret puluhan tersangka dan diduga menghasilkan keuntungan hingga Rp41,1 miliar dari ratusan korban warga negara asing, mayoritas berasal dari Amerika Serikat.

Selain meja rias, penyidik turut menampilkan berbagai barang bukti berupa telepon seluler, komputer, monitor, laptop, hingga buku panduan percakapan yang digunakan untuk menjalankan operasi penipuan secara sistematis.

Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih, mengungkapkan bahwa seorang perempuan berinisial F diduga memiliki peran penting dalam meyakinkan korban yang sudah menjalin komunikasi dengan para pelaku.

Perempuan tersebut disebut bertugas tampil dalam panggilan video ketika korban meminta bukti identitas orang yang selama ini berkomunikasi dengan mereka.

"Model yang dapat kami amankan ini tugasnya melayani video call sesuai yang diinginkan korban, sementara peran marketing yang mencari korban.

Apabila korban membutuhkan keyakinan, maka yang tampil bukan marketing tetapi model," kata Kombes Himawan.

Baca juga: Begini Penampakan Jalur Gunungpati- Kalipancur yang Tiap Hari Dilewati Warga

Menurutnya, keberadaan model menjadi bagian penting dalam skema penipuan karena berfungsi memperkuat hubungan emosional yang telah dibangun sebelumnya oleh operator.

"Karena marketing ingin supaya korban segera melakukan investasi yang sudah ditawarkan," imbuh dia.

Saat ditanya mengenai latar belakang perempuan tersebut, Himawan menyebut F merupakan sosok yang pernah dikenal publik.

"Yang jelas model dari mantan artis, itu saja," ungkapnya.

Penyidik hingga kini belum mengungkap identitas lengkap perempuan tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.

 

Modus Love Scamming dengan Video Call dan Investasi Kripto Palsu

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved