Berita Ungaran
Waspada Seks Bebas, Dinkes Kabupaten Semarang Temukan 3 Kasus HIV/Aids pada Pelajar dan Mahasiswa
Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menemukan tiga kasus HIV/Aids pada kelompok pelajar dan mahasiswa hingga April 2026.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
Di sisi lain, diakui Endah, tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan tes HIV/Aids memang masih rendah.
Dari target yang ditetapkan, pihaknya baru menjangkau 60 persen.
Menurunya, masih ada stigma negatif dari masyarakat sehingga mereka masih ketakutan untuk melakukan tes.
"Ini jadi PR kita bersama untuk menyadarkan masyarakat," ucapnya.
Saat ini, pemeriksaan HIV/Aids sudah bisa dilakukan di seluruh puskesmas di Kabupaten Semarang. Bahkan, sejumlah rumah sakit dan klinik juga telah melayani tes skrining HIV.
Baca juga: Kasus HIV/AIDS di Kota Semarang Tertinggi di Jateng, Didominasi Penyuka Sesama Jenis
Terkait pengobatan, sebanyak 19 puskesmas dan empat rumah sakit di Kabupaten Semarang telah dilibatkan untuk melakukan pengobatan terhadap pasien HIV/Aids.
"Kami libatkan untuk pengobatan, dukubgan konsultasi psikologis, dan pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi virus di tubuhnya," jelasnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga melayani pengobatan bagi keluarga berisiko. Dimana, selain penderita, keluarganya juga tetap mendapat perhatian berupa pengobatan pencegahan agar tidak tertular. (eyf)
| Putus Akibat Longsor, Jembatan Penghubung Duren-Pledokan di Semarang Akhirnya Selesai Diperbaiki |
|
|---|
| Peringkat Masih Nol di Hari Kedua SPMB Kab Semarang, Orang Tua dan Calon Murid Datangi Sekolah |
|
|---|
| SPMB Kabupaten Semarang Dibuka Mulai Besok, Berikut Syarat Lengkap dan Jalur yang Dibuka |
|
|---|
| Ukir Sejarah, Desa Terpencil di Kabupaten Semarang Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto |
|
|---|
| Miliaran Rupiah Dikucurkan untuk Insentif dan Jaminan Sosial untuk Linmas di Kabupaten Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/202600608_Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Semarang-Endah-Indriati-Wurjaningrum-HIVAids_1.jpg)