Tribunjateng Hari ini
Tingkat Kecepatan Server SPMB Brebes Lambat, Pendaftar Butuh 30 Menit untuk Verifikasi Data
Sejumlah orangtua calon murid di Brebes mengeluhkan lambatnya server verifikasi data SPMB.
Penulis: Moh Anhar | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sejumlah orangtua calon murid di Brebes mengeluhkan lambatnya server verifikasi data Seleksi Pemeneromaan Murid Baru (SPMB).
Akibatnya, dari total kuota 22 ribu calon peserta didik dari jenjang TK-SMP saat ini harus bersabar saat mengurus berkas pendaftaran yang menyisakan waktu dua hari ke depan.
Proses verifikasi yang biasa memerlukan waktu 2 sampai 5 menit kini molor sampai 30 menit per calon siswa. Dampak lemotnya server, para calon siswa harus mengantre selama berjam-jam hanya untuk verifikasi data.
Salah satu orangtua calon murid baru di SMPN Brebes 1 Sulistiowati mengatakan, sengaja datang pukul 05.00 WIB untuk mendapat nomor antrean awal.
Namun karena server lemot, hingga siang mereka tidak kunjung dipanggil petugas.
"Jam 5 pagi sudah kesini ternyata memang sudah banyak yang antre. Ini prosesnya lama, petugas menginfomasikan server sedang lemot," ujarnya, Selasa (09/06/2026).
Orangtua calon murid lain, Darmawan mengaku, lamanya tahap verifikasi ini dikhawatirkan bisa mengganggu SPMB. Mengingat, jumlah pendaftar sangatlah banyak.
"Verifikasi sampai Kamis. Kalau satu anak butuh 30 menit, khawatir tidak bisa terlayani semua. Perlu solusi agar server tidak lemot," ungkapnya.
Sementara itu, petugas operator SPMB SMPN Brebes 1, Untung, membenarkan lemotnya proses verifikasi. Pihaknya menyebut, hal ini karena server tidak mampu mengakses dalam jumlah besar secara bersamaan.
"Tadi pagi lumayan lancar. Verifikasi data satu calon siswa paling lama 5 menit. Kalau lancar rata-rata 2 menit. Tapi sekarang sampai 30 menit, karena sedang lemot servernya," ungkanya.
Diketahui, di SMPN Brebes 1 hingga pukul 12.30, jumlah pendaftar 784 siswa. Berkas calon yang terverifikasi baru 139 calon siswa. Sementara untuk yang belum, akan dilakukan hari berikutnya.
Koordinasi
Terpisah, Kepala Dinkominfo Brebes, Warsito Eko Putro menjelaskan, server SPMB yang dipakai memiliki kapasitas BW 300 Mbps. Sedangkan berkas yang akan diverifikasi sekitar 22 ribu calon siswa.
Tidak hanya SMP, server induk ini juga untuk pendaftaran TK dan SD di Kabupaten Brebes.
Untuk mendukung kelancaran SPMB, Warsito berkordinasi dengan Dinas Pendidikan. Sehingga pelaksanaan SPMB tidak mengalami hambatan berarti.
| Pemkab Banyumas Lirik Potensi PAD Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik, Bupati Sadewo Usul 145 Titik |
|
|---|
| Pertiwi Sebut Dana Operasional Telat Cair, Puluhan SPPG di Solo Raya Sempat Hentikan Distribusi MBG |
|
|---|
| Erwin Rela Berangkat Malam demi Saksikan Embun Upas di Dieng |
|
|---|
| Loyalis Sudewo Siap Datang ke Sidang, AMPB Belum Berencana |
|
|---|
| Masa Pengenalan Lingkungan di Rutan, Sudewo Belum Bisa Dijenguk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-10-Juni-2026.jpg)