Minggu, 14 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Tanggapi Demo Mahasiswa, Qodari Pastikan MBG Jalan Terus 

Ribuan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam gerakan Banyumas Raya Marah berdemo di depan kantor bupati, Sabtu (13/6).

Tayang:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 14 Juni 2026 

Kedua, massa mendesak pemerintah menstabilkan sekaligus menurunkan harga kebutuhan pokok dan harga BBM yang dianggap semakin membebani masyarakat.

Ketiga, mereka meminta penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan proyek Koperasi Desa Merah Putih yang menurut mereka perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Keempat, massa menyatakan penolakan terhadap praktik militerisme dan mendesak penegakan supremasi sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kelima, mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, akhirnya menemui para pendemo, yang berhasil masuk dan menduduki Pendapa Si Panji seusai terjadi aksi saling dorong dengan aparat keamanan.

Massa aksi Banyumas Raya Marah mendesak agar tuntutan mereka segera diteruskan ke pemerintah pusat, melalui Bupati Banyumas. 

Sadewo memilih tidak menandatangani dokumen tuntutan mahasiswa, tetapi dia berjanji akan menyiapkan surat resmi yang akan diteruskan ke tingkat nasional.

"Kami sudah mengaspirasikan, kami akan bawa aspirasi tersebut. Kami akan bawa ke Jakarta," kata Sadewo di hadapan massa mahasiswa.

Gejayan Memanggil

Aksi serupa juga berlangsung di Yogyakarta. Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Memanggil berdemo di Simpang Tiga Jalan Affandi (Pertigaan Gejayan), Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu.

Massa yang mengenakan pakaian serbahitam, menuntut pengunduran diri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta membawa 10 tuntutan utama yang menyoroti berbagai krisis multidimensi di Indonesia.

Marsinah, perwakilan dari Aliansi Rakyat Memanggil, menegaskan bahwa turunnya massa ke jalan didasari oleh ketidakmampuan pemerintah saat ini dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah program unggulan pemerintah yang dinilai justru berpotensi menjadi celah korupsi berskala besar.

"Hari ini kita turun aksi untuk menuntut hal yang diinginkan oleh seluruh rakyat Indonesia yaitu turunkan Prabowo Gibran karena dilihat tidak punya kemampuan untuk mempertahankan apalagi memperbaiki ya situasi kehidupan rakyat Indonesia,” kata Marsinah. 

“Solusinya yang paling dekat adalah untuk menghentikan MBG, kemudian menghentikan Koperasi Desa Merah Putih," sambungnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved