Berita Regional
Sosok Wabup Lebak Amir Hamzah Ribut dengan Bupati saat Halalbihalal, Emosi Status Eks Napi Disebut
Sosok wakil bupati Lebak, Provinsi Banteng, menjadi sorotan menyusul ribut-ribut dengan Bupati Lebak saat halalbihalal.
Ringkasan Berita:
- Dalam perjalanan kariernya, Amir sempat tersandung kasus korupsi.
- Ia divonis tiga tahun lima bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 2015 lalu.
- Kasus yang menjerat Amir bermula saat dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Lebak bersama Wakilnya, Kasmin.
TRIBUNJATENG.COM - Sosok wakil bupati Lebak, Provinsi Banteng, menjadi sorotan menyusul ribut-ribut dengan Bupati Lebak saat halalbihalal.
Dalam acara di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026), amir Hamzah tak terima lantaran statusnya sebagai mantan narapidana disebut-sebut.
Beruntung keributan tersebut bisa dilerai dan Wabup Amir Hamzah pun meninggalkan lokasi.
Tentu saja keributan tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan internal.
Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Lebak Ribut Saat Halalbihalal, Amir Hamzah Curhat Sering Dihina
Baca juga: 2 Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Total 3 Meninggal dalam 24 Jam, Ini Kronologinya
Sebenarnya, apa kasus yang sempat membelit Amir Hamzah hingga bupati mengungkit statusnya sebagai narapidana?
Sosok Wabup Lebak Amir Hamzah
Amir Hamzah lahir di Banten, 10 Februari 1965. Ia bukan sosok baru di dunia pemerintahan Kabupaten Lebak.
Amir dikenal sebagai birokrat sekaligus politisi yang mengabdi sepenuh hati untuk tanah kelahirannya.
Amir mengawali karier sebagai ASN, dengan jabatan pertamanya sebagai Pelaksana pada Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, 1993.
Dari titik ini, ia mulai menapaki tangga pengabdian, menyelami berbagai aspek pemerintahan dari bawah dengan penuh kesungguhan.
Dalam kehidupan pribadi, Amir menikah dengan Susi Hanurawati dan dikaruniai tiga orang anak.
Amir lahir, besar, dan menempuh pendidikan dasar hingga menengahnya di Lebak.
Ia mengawali pendidikan di SD Negeri 02 Rangkasbitung pada 1971 dan menyelesaikannya pada 1977.
Selanjutnya, Amir melanjutkan ke SMP Negeri 1 Rangkasbitung (1978-1981).
Lalu, ke SMA Negeri Rangkasbitung, tempat ia menyelesaikan studi menengah atasnya pada 1984.
Setelah lulus SMA, Amir memutuskan untuk merantau ke Lampung demi mengejar pendidikan tinggi.
| Nasib 7 Polisi Diduga Terima Rp200 Juta Untuk Melepas 3 Pelaku Narkoba Terancam Sanksi PTDH |
|
|---|
| Kisah Haru Bocah Gunungkidul: Sempat Putus Sekolah 3 Tahun Demi Rawat Ibu, Kini Kembali Belajar |
|
|---|
| Terkuak! Klinik Diduga Dipalak Wajib Setor Emas demi Kerja Sama dengan BPJS |
|
|---|
| Pria Tawarkan Jasa Seksual Tarif Rp 20-100 Ribu Ternyata Guru, di Sakunya Ada Obat HIV, Warga Resah |
|
|---|
| Nasib JS, Petugas Imigrasi Ditahan Karena Pungli WNA 250 Dolar Singapura |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260331lebak4.jpg)