Berita Regonal
Awal Mula Terungkapnya Kasus Pelecehan Seksual di UI, Pelaku 16 Mahasiswa
Berikut fakta lengkap kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI)
Ringkasan Berita:
- Kasus pelecehan di FHUI semula terungkap saat 16 orang mahasiswa tiba-tiba meminta maaf di grup angkatan.
- Permintaan maaf disampaikan terduga pelaku pada Sabtu (11/4/2026) menjelang Minggu (12/4/2026) dini hari.
- Keenambelas mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui grup angkatan tanpa ada konteks yang jelas.
TRIBUNJATENG.COM - Berikut fakta lengkap kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Dalam kasus ini, pelaku pelecehan jumlahnya mencapai 16 mahasiswa.
Kasus ini menjadi ironi mengingat terjadi di fakultas dimana mahasiswanya menimba ilmu hukum.
Saat ini pihak kampus juga telah turun tangan dengan melakukan investigas.
Baca juga: Jasad Aurel Ditemukan 6,2 Km dari Jembatan Kalipelus Purwokerto, Masih Kenakan Helm dan Jaket
Baca juga: Perampokan Maut di Boyolali, Rintihan Aku Sayang Ibu Malah Membuat Pelaku Makin Brutal
Dugaan pelecehan ini viral di media sosial, berupa percakapan yang mengarah ke hal seksual dalam sebuah grup media sosial.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UI Anandaku Dimas Rumi Chattaristo mengatakan, seluruh pelaku merupakan mahasiswa angkatan 2023.
Awal mula kasus terungkap
Kejadian ini semula terungkap saat 16 orang mahasiswa tiba-tiba meminta maaf di grup angkatan.
"Untuk permohonan maaf itu disampaikan oleh 16 pelaku. Dan untuk statusnya, mereka semua mengakui perbuatan mereka," ujar Dimas dikutip dari Kompas.com Senin (13/4/2026)
"Jadi sebenarnya bagi kita sudah ada pengakuan mereka, mereka adalah pelaku, bukan lagi terduga pelaku," tegasnya.
Dimas menjelaskan, permintaan maaf disampaikan terduga pelaku pada Sabtu (11/4/2026) menjelang Minggu (12/4/2026) dini hari.
Keenambelas mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui grup angkatan tanpa ada konteks yang jelas.
Kemudian beberapa jam setelah itu, ada sejumlah unggahan di media sosial yang menjelaskan terkait dengan latar belakang permohonan maaf dan tindakan yang dilakukan 16 orang tadi.
Para pelaku menyampaikan permohonan maaf terlebih dahulu, sebelum ada kabar dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial X.
"Pelaku menyampaikan pesan-pesan lelucon dan juga, mohon maaf, dan juga perendahan terhadap harkat martabat teman-teman di FH. Kebanyakan bentuknya adalah pesan yang merendahkan, dengan nuansa seksual," kata Dimas.
Pesan-pesan tersebut disampaikan dalam percakapan grup LINE dan WhatsApp.
| Buntelan Kain di Tubuh Mbah Zaimah Kagetkan Warga, Berisi Uang Jutaaan, Ditemukan Usai Ia Meninggal |
|
|---|
| Tangis Balita Korban Serangan Monyet Liar saat Sedang Main, Leher Terluka Parah |
|
|---|
| Reaksi Para Terpidana Kasus Vina Cirebon Saat Pegi Bebas: Seluruh Rakyat Indonesia Tolong Bantuannya |
|
|---|
| Motif Bidan Aniaya Nenek Runtah Penjual Telur hingga Amnesia, Ini Kata Polisi dan Kesaksian Tetangga |
|
|---|
| Polda Jabar Sebut 2 Kebohongan Pegi Setiawan Berdasar Hasil Tes Psikologi, Termasuk Soal Sudirman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260414_UI.jpg)