Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pegawai PPPK Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Ibunya, Ada Luka di Leher

Sang ibu menemukan korban dalam kondisi sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Tribun Jogja
TKP - Petugas mendatangi lokasi dan telah memasang garis polisi di lokasi temuan pegawai PPPK atau P3K ditemukan meninggal dengan luka gorok di leher di Dusun Klawisan Topadan, Kalurahan Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman Jumat (15/5/2026) .  

Ringkasan Berita:
  • Sang ibu menemukan korban dalam kondisi sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.
  • Kematian korban yang janggal membuat ibu korban kaget dan langsung berteriak meminta tolong.'
  • Warga pun langsung berdatangan ke rumah korban setelah mendengar teriakan.

 

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Kronologi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman ditemukan tewas di dalam kamar rumah milik ibunya.

Peristiwa terjadi pada Jumat (15/5/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. di Dusun Klawisan Topadan, Kalurahan Margoagung, Seyegan.

Yang pertama kali menemukan korban berinisial S (48) itu adalah ibu kandungnya sendiri.

Baca juga: Fantasi Liar Pemuda Mabuk di Solo, Lompat dari Jembatan Jurug karena Penasaran Meninggal atau Tidak

Penyebab kematian korban masih diselidiki oleh aparat kepolisian.

Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk outopsi.

Lurah Margoagung, Djarwo Suharto, mengatakan korban selama ini tinggal bersama ibu kandungnya setelah resmi menjadi PPPK di DPUPKP Sleman.

Sementara secara administratif, S sudah menjadi warga Gunungkidul, sesuai dengan domisili sang istri.

"Beliau barusan diangkat sebagai P3K di Dinas PU. Otomatis, mereka harus bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Sehingga almarhum pulang di tempat asalnya karena ibunya masih di sini," katanya Jumat (15/5/2026). 

Djarwo mengungkapkan, kematian korban pertama kali diketahui oleh ibunya sendiri.

Sang ibu menemukan korban dalam kondisi sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

Kematian korban yang janggal membuat ibu korban kaget dan langsung berteriak meminta tolong.'

Warga pun langsung berdatangan ke rumah korban setelah mendengar teriakan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian.

Pihak kalurahan bersama aparat keamanan telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca juga: Kronologi Suami Bunuh Istri Setelah Baca Chat WhatsApp, Setelahnya Langsung Lapor RT

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved