Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Tasyakuran Masjid Jadi Ajang Sukirman Paparkan Prioritas Pembangunan

Peresmian hasil renovasi Masjid Jamiul Huda di Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Selasa (8/6/2026), tidak hanya menjadi momentum syukur.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok PROKOMPIM Kabupaten Pekalongan
TASYAKURAN MASJID - Plt Bupati Pekalongan Sukirman saat menghadiri Pengajian dan Tasyakuran Renovasi Masjid Jamiul Huda, di Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Selasa (8/6/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Peresmian hasil renovasi Masjid Jamiul Huda di Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Selasa (8/6/2026), tidak hanya menjadi momentum syukur bagi masyarakat setempat.

Sekaligus dimanfaatkan Plt Bupati Pekalongan Sukirman untuk menyampaikan arah pembangunan daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam acara Pengajian dan Tasyakuran Renovasi Masjid Jamiul Huda yang dihadiri ribuan jamaah tersebut, Sukirman mengapresiasi semangat gotong royong warga yang berhasil menyelesaikan pembangunan masjid megah dengan nilai sekitar Rp4,5 miliar selama lima tahun.

Baca juga: Koperasi Masuk Kelas, Sukirman : Saatnya Anak Muda Kenal Ekonomi Kerakyatan

Menurutnya, masjid memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah. 

Keberadaan masjid juga menjadi pusat dakwah, pendidikan keagamaan, serta sarana memperkuat persatuan masyarakat.

'Semoga dengan berdirinya masjid ini, ibadah masyarakat semakin meningkat dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar," ujar Sukirman.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung kondisi infrastruktur jalan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Sukirman menjelaskan, Pemkab Pekalongan telah melakukan efisiensi anggaran, termasuk mengalihkan rencana pembangunan gedung DPRD untuk mendukung program perbaikan jalan.

Menurutnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Karangdadap, Tirto hingga Kandangserang masih membutuhkan penanganan.

Perbaikan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026, dan ditingkatkan pada 2027 yang diproyeksikan sebagai tahun pembangunan infrastruktur.

"Prioritas kami adalah memperbaiki akses jalan, agar aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman," katanya.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah tetap memfokuskan pembangunan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan UMKM.

Sukirman juga menyampaikan, capaian Kabupaten Pekalongan dalam menurunkan angka stunting yang masuk kategori terbaik di Jawa Tengah.

Ia meminta, dukungan masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

"Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar dapat menjalankan amanah pembangunan dan pelayanan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved