Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Pemkab Kendal Siapkan Rintisan Sekolah Rakyat, Lokasinya di Islamic Center Bugangin

Pemkab Kendal menyiapkan langkah eksplorasi pendidikan melalui rintisan Sekolah Rakyat di Gedung Islamic Center yang kini jadi gudang logistik KPU.

Tayang:
TRIBUN JATENG/AGUS SALIM IRSYADULLAH
RINTISAN SEKOLAH RAKYAT - Fisik Gedung IsIamic Center Bugangin Kabupaten Kendal yang diproyeksikan menjadi lokasi rintisan Sekolah Rakyat, Jumat (29/8/2025). Gedung tersebut saat ini masih difungsikan sebagai gudang logistik KPU. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal menyiapkan langkah eksplorasi pendidikan melalui rintisan Sekolah Rakyat di Gedung Islamic Center.

Gedung yang saat ini menjadi gudang logistik KPU itu direncanakan menjadi awal menuju terwujudnya Sekolah Rakyat.

Saat ini, Pemkab Kendal telah mengajukan proposal pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di lahan seluas 24 hektare di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon.

Baca juga: Bupati Tika: 132 Investor Masuk Kawasan Industri Kendal, Nilai Total Rp171,89 Triliun

Baca juga: Rasakan Kenikmatan Teh Cascara dari Kendal, Teh Olahan Kulit Kopi Mengandung Antioksidan Tinggi

Sembari menunggu persetujuan tersebut, Pemkab Kendal melalui Dinas Sosial juga merancang sekolah rintisan dengan memanfaatkan bangunan yang sudah ada.

Harapannya, siswa bisa melangsungkan pembelajaran tanpa menunggu pembangunan fisik terlebih dahulu.

"Kami menggunakan eksisting bangunan yang disediakan pemerintah daerah."

"Kami sudah mengajukan dua kali."

"Pertama di SKB Cepiring, namun tidak memenuhi syarat,"

"Lalu kami ajukan kembali di Gedung Islamic Center Bugangin melalui proposal perubahan." kata Kepala Dinsos Kabupaten Kendal, Muntoha, Jumat (29/8/2025).

Muntoha menerangkan, sekolah rintisan yang diusulkan tersebut mencakup jenjang SMP dan SMA dengan sistem boarding school, sama seperti konsep Sekolah Rakyat. 

Baca juga: DPRD Desak Pemkab Kendal Bentuk Satgas Pengawasan MBG: Jangan Sampai Ada Kasus Siswa Keracunan

Baca juga: Jerit Petani Tembakau di Kendal, Harga Jual Anjlok: Lagi Jemur Hasil Panen Tiba-tiba Hujan Deras

Pada tahap awal, disiapkan dua rombongan belajar (rombel), masing-masing 25 siswa untuk SMP dan 25 siswa untuk SMA.

"Jadi proses pembelajaran bisa dimulai lebih cepat tanpa harus menunggu pembangunan fisik Sekolah Rakyat rampung," sambungnya.

Muntoha menambahkan, tim dari pusat nantinya akan turun langsung memberikan arahan teknis terkait pelaksanaan pembelajaran. 

Jika pembangunan Sekolah Rakyat di lahan baru sudah selesai, siswa sekolah rintisan akan dipindahkan ke lokasi permanen.

“Sekolah Rakyat nanti akan lebih lengkap, mulai SD, SMP hingga SMA."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved