Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Tanggul di Ngebum Jebol Diterjang Rob, Pemkab Kendal Siapkan Penanganan 

Banjir rob di Dusun Ngebum Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal hingga kini masih terus berlangsung

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
Istimewa
TERGENANG ROB - Warga melintasi permukiman di Dusun Ngebum Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal yang terendam banjir rob, Senin (3/11/2025). Banjir rob terjadi akibat tanggul jebol disertai pasang air laut. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Banjir rob di Dusun Ngebum Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal hingga kini masih terus berlangsung.

Banjir rob menerjang kawasan permukiman itu sejak Minggu (2/11/2025) sejak pukul 05:00 WIB. Ketinggian rob mencapai setengah lutut orang dewasa, dengan titik terparah di sisi utara dekat Pantai Ngebum.

Informasi yang dihimpun dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, peringatan dini banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah akan berlangsung hingga Senin (3/11/2025).

Banjir rob kemudian kembali terjadi pada 9-16 November 2025 dengan ketinggian 1,1 meter. 

Kepala Dusun Mororejo, Ardianto Dwi Ariadi menuturkan titik jebolnya tanggul berada di sisi sebelah barat, melintang dari utara ke arah selatan perkampungan.

Ardianto mengatakan, akibat jebolnya tanggul itu membuat rob masih menggenang di sekitar permukimannya.

"Hari ini masih rob, sama seperti kemarin," katanya, Senin (3/11/2025).

Ardianto menambahkan, tanggul itu sebelumnya juga pernah jebol namun belum mendapat perhatian Pemkab Kendal.

Pihaknya bersama warga dibantu BPBD, Bhabinkamtibmas serta Babinsa kemudian bergotong royong memperbaiki tanggul tersebut beberapa waktu lalu.

Tapi mereka kini gigit jari, setelah upaya perbaikan swadaya tak membuahkan hasil. Terjangan gelombang rob membuat tanggul jebol sepanjang 5 meter.

"Itu yang jebol bagian dari tanggul Sungai Merbuh. Semoga ada tindak lanjut dari Pemkab Kendal," sambungnya.

Menurutnya, perlu dibangun tanggul yang melintang dari pesisir Ngebum menuju pelabuhan. Ia yakin, dengan cara itu banjir rob bisa teratasi.

"Kalau sekarang sudah banyak tambak yang hancur, tidak bisa diolah. Dijual juga tidak laku," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan pihaknya telah mendapat laporan adanya tanggul jebol di Dusun Ngebum tersebut. Jebolnya tanggul itu membuat permukiman terendam rob.

"Iya, memang kemarin kami sudah dapat informasi mengenai jebolnya tanggul itu, dan sampai rob," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved