Berita Kendal
Ada Efisiensi, Perbaikan Pasar Boja Kendal Tetap Gaspol: Dikucur Dana Rp 1,7 Miliar
Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan progres perbaikan Pasar Boja tetap dilakukan karena sering basah akibat guyuran hujan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan progres perbaikan Pasar Boja tetap dilakukan.
Namun, perbaikan baru dilakukan di sisi bagian dalam, tepatnya di lapak yang sering basah akibat guyuran hujan.
"Rencananya kan bagian depan juga, tapi karena ada efisiensi jadi hanya bagian dalam saja," kata Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).
Baca juga: Bupati Tika Akui Rokok Ilegal Masih Beredar di Kendal: Kiriman dari Luar Daerah
Bupati mengatakan, anggaran perbaikan pasar Boja mencapai Rp 1,7 M, berkurang dari alokasi awal yakni Rp 2,5 M.
Dikatakannya, perbaikan menyasar atap di 5 blok yang mengalami kerusakan parah. Sehingga lapak-lapak milik pedagang basah oleh guyuran hujan.
Atap lama yang bocor dan rusak parah mulai diganti atap baru yang lebih bagus dan kuat.
Selain atap, Pemkab Kendal juga melakukan perbaikan berupa saluran drainase, lantai pasar serta pemasangan CCTV di 18 titik di area pasar.
"Pasar Boja itu terdiri dari 11 blok, terus yang kondisi atapnya rusak ada lima blok. Di tahun ini, lima blok yang kondisinya rusak itu diperbaiki," papar bupati yang akrab disapa Tika.
Lebih lanjut, Tika menerangkan perbaikan bagian depan pasar Boja akan dilakukan tahun depan.
"Yang urgent ini kan yang belakang, kalau yang bagian depan kita rencanakan tahun depan. Kalau Rp 2,5 M itu keseluruhan," tuturnya.
Pedagang di Pasar Boja yang terdampak kebocoran atap, Jumirah senang dengan perbaikan yang dilakukan.
Menurutnya, pasar itu selama 5 tahun belum dilakukan perbaikan, sehingga atap yang bocor pun terus membasahi lapak dagangnya.
Jumirah pun terpaksa menggulung dagangannya lebih awal saat hujan deras tiba.
"Kalau hujan turun, ya tidak bisa berjualan. Bocor semua," ujarnya.
Baca juga: Nenek Senipah Ditemukan Meninggal di Sungai Siroto Kendal, Senin Kemarin Dilaporkan Hilang
Dampak itu tak hanya dirasakan Jumirah. Sejumlah pedagang lain di bagian belakang juga ikut terdampak.
Namun kini, para pedagang mulai merasa senang, karena kondisi pasar sudah bagus dan nyaman.
"Sekarang sudah bagus, senang sekali sudah nyaman, semoga makin laris," tandasnya. (ags)
| Alun-alun Kendal Berdandan: 39 PKL Bahurekso Dapat Tenda Baru dari Bupati Tika |
|
|---|
| Bupati Tika Targetkan 50 Produk UMKM Kendal Masuk Alfamart Tahun Ini |
|
|---|
| TNI dan Pemkab Kendal Tanam 1.500 Mangrove, Kurangi Dampak Abrasi di Pesisir Pidodo Kulon |
|
|---|
| Viral Pocong di Kaliwungu Kendal, Kapolres Minta Warga Jangan Mudah Percaya! |
|
|---|
| Kisah Rohman dan Nur, Peternak Kendal yang Lawan Wabah PMK Pakai Kunyit dan Jahe Sebelum Iduladha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251125_Petugas-melakukan-perbaikan-lantai-di-Pasar-Boja-Kabupaten-Kendal_1.jpg)