Berita Kendal
Pembuangan Sampah di TPA Darupono Kendal Kembali Normal
Pemkab Kendal bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan tumpukan sampah di TPA Darupono.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan tumpukan sampah di TPA Darupono.
Tumpukan sampah di TPA itu sebelumnya mengalami overload parah. Sopir tak bisa membuang sampah di titik pembuangan karena terkendala akses masuk.
Alhasil, sopir mau tak mau membuang sampah di akses jalan ke titik pembuangan sehingga sampah di TPA Darupono terlihat menumpuk tak beraturan.
Baca juga: Bupati Tika Akui Rokok Ilegal Masih Beredar di Kendal: Kiriman dari Luar Daerah
"Kemarin itu penyebabnya karena jalan di dalam untuk masuk ke pembuangan itu becek habis hujan, jadi truk tidak bisa masuk," kata Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Kamis (27/11/2025).
Bupati Tika menuturkan, penataan tumpukan sampah sudah dilanjutkan dengan mengerahkan dua ekskavator dan satu buldoser.
Lebih lanjut, saat ini proses penataan maupun pembuangan sampah di TPA Darupono sudah kembali normal.
"Sudah normal saat ini," tuturnya.
Bingung Buang Sampah
Sebelumnya, sejumlah sopir jasa pengangkut sampah kebingungan karena tak bisa melakukan pembuangan sampah ke TPA Darupono.
Alasannya, akses jalan menuju titik pembuangan licin dan berlumpur sehingga menyulitkan proses pembongkaran sampah.
Baca juga: Kendal Belum Punya Pusat Oleh-oleh, Bupati Tika: Saya Juga Sering Ditanya Tamu Daerah Lain
Sopir yang membawa sampah dari wilayah kecamatan jauh, akhirnya terpaksa meninggalkan truk beserta sampahnya di TPA Darupono.
"La mau bagaimana, ini armada tidak bisa bongkar."
"Kalau yang dekat mungkin bisa dibawa pulang, kalau yang jauh mau enggak mau armada harus ditinggal," ungkap sopir pengangkut sampah, Krisno.
Kriso menyebut, kondisi darurat sampah seperti ini sangat merugikan bagi jasa pengangkut sampah.
Tidak hanya rugi biaya transportasi dan waktu, tetapi menyangkut kepercayaan dari para warga.
"Warga tahunya sampah harus diangkut, tapi kalau kondisi seperti ini bagaimana lagi," ujarnya. (*)
| Jalur Weleri-Sukorejo Penyumbang Tertinggi Kasus Kecelakaan di Kendal, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Jadi Jalur Tengkorak di Kendal, 36 Persen Kasus Kecelakaan Terjadi di Sepanjang Jalur Ini |
|
|---|
| Penggunaan Listrik dan AC di Kantor Pemkab Kendal Dibatasi, Dinas Wajib Mencatat Operasional |
|
|---|
| Bayi Baru Lahir di Kendal Kini Bisa Langsung Miliki Kepesertaan BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Dana Tagihan Supplier MBG Kaliwungu Kendal Diduga Ditilap, Faqih Sebut Kerugian Capai Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251124_Tumpukan-sampah-di-TPA-Darupono-Kabupaten-Kendal_1.jpg)