Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Bupati Tika: Penanganan Banjir Kendal Perlu Kolaborasi Berbagai Pihak

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan persoalan banjir dari luapan Sungai Kendal tak akan selesai jika hanya mengandalkan satu pihak.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
BANJIR - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan persoalan banjir dari luapan Sungai Kendal tak akan selesai jika hanya mengandalkan satu pihak saja. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan persoalan banjir dari luapan Sungai Kendal tak akan selesai jika hanya mengandalkan satu pihak saja.

Menurutnya, perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Pusat Pengendalian Sumber Daya Air (Pusdataru) Jawa Tengah, untuk melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh.

"Perlu adanya kolaborasi dengan pihak Pusdataru Jawa Tengah untuk menangani Sungai Kendal ini," katanya, Minggu (14/12/2025).

Baca juga: Dulu Penuh Eceng Gondok, Sungai Kalibuntu Kendal Bersolek jadi Wisata Air 

Bupati yang akrab disapa Tika itu pun, tak memungkiri adanya keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah. 

Sehingga hal ini menjadi salah satu kendala dalam melakukan penanganan normalisasi di sepanjang aliran Sungai Kendal.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pusdataru agar normalisasi sungai ini bisa segera dilakukan lagi," paparnya.

Dikatakannya, pihaknya sudah menyiapkan berbagai pompa untuk menyedot genangan banjir di berbagai titik. 

"Upaya darurat kami telah menyiapkan pompa-pompa air, dan semoga normalisasi sungai bisa segera dilakukan," sambungnya.

Pada kesempatan beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi juga pernah meluapkan kekesalannya atas persoalan penanganan 3 sungai di Kendal yang menjadi kewenangan Pemprov Jateng.

3 sungai itu meliputi Kali Bodri di Kecamatan Patebon, Sungai Kendal di Kecamatan Kendal, serta Sungai Aji di Kecamatan Kaliwungu.

Sungai Aji dan Sungai Kendal kerap meluap tiapkali hujan deras mengguyur Kabupaten Kendal

Bahkan, tumpukan sampah rumah tangga, plastik hingga kayu ikut tersangkut dan menyumbat aliran air.

Jika tak segera dilakukan normalisasi, banjir yang terus berulang akan mengancam warga sekitar. 

Terlebih saat ini curah hujan mulai intens mengguyur Kendal.

"Kami mohon ke Gubernur Jawa Tengah untuk memperingatkan OPD terkait agar menangani persoalan sungai di Kabupaten Kendal." kata Benny, Rabu (29/10/2025).

Baca juga: Kendal Diguyur Hujan Lagi, Maftuh Khawatir Dampak Luapan Sungai Meluas 

Sebelumnya, banjir akibat luapan Sungai Kendal merendam jalanan dan sebagian rumah di beberapa titik, di antaranya di Kebondalem, Langenharjo, Pegulon, Pekauman, Patukangan, dan sebagian kelurahan Balok.

Adapun ketinggian air bervariasi mulai dari 5-20 sentimeter. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved