Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Rumah Nur Hamid Tertimpa Longsor di Kendal, Pembangunan Perumahan Kini Diperketat 

Longsor yang terjadi di Perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, membuat Pemkab Kendal memperktat izin.

Tayang:
IST/ist/ Pemkab Kendal 
LONGSOR - Kondisi rumah milik Nur Hamid yang terdampak longsor di perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.  

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bayang-bayang longsoran tanah dari tembok dan talut di kompleks perumahannya masih terngiang dalam benak Nur Hamid. 

Rumahnya di perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal terdampak material tanah hingga mengalami rusak parah.

"Kejadian pas hari Selasa, posisi waktu itu hujan deras," katanya, Minggu (28/12/2025).

Baca juga: Serunya Farhan Bangun Istana Rapunzel di PIK Kendal: Pantainya Bersih, Cocok Buat Liburan

Ia beserta keluarga tak mengetahui adanya potensi longsor dari rumah yang ia tempati bertahun-tahun.

Saat hujan deras mengguyur, ia beserta keluarga masih bertahan di dalam rumah.

"Waktu itu masih di dalam rumah, tiba-tiba ada longsoran tanah mengenai rumah," ujarnya.

Selain Nur Hamid, terdapat 2 warga di perumahan yang sama yang ikut terdampak longsor, yakni milik Jimmy Andreas (Blok B No. 12) dan Juhari (Blok B No. 13).

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan pihaknya telah mengecek langsung kondisi perumahan tersebut. 

Pihaknya juga telah melakukan penanganan darurat dan memberikan bantuan.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah penanganan pascabencana serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak di Desa Trisobo," tuturnya.

Perketat Pembangunan Perumahan

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kendal, Nur Hasyim mengatakan penanganan longsor di perumahan itu merupakan kewenangan pihak pengembang.

"Jadi untuk perbaikan yang longsor memang ditangani oleh pihak pengembang. Kami dari dinas hanya memfasilitasi antara pengembang dengan warga," kata Hasyim saat dihubungi.

Hasyim pun akan menyusun ulang SOP pembangunan kawasan perumahan untuk menghindari kejadian serupa.

Menurutnya, kondisi di perumahan yang terdampak longsor itu terdapat saluran air yang terhambat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved