Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Strategi Bupati Tika Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Ramadan: Kebut Perbaikan Tanggul-Jalan di Kendal

Pemkab Kendal telah mempersiapkan beberapa langkah menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga Februari 2026.

Tayang:
Istimewa/DOKUMENTASI Achmad Noer Cholis Warga Kendal
TANGGUL KRITIS - Foto udara kondisi tanggul Sungai Bodri dekat Masjid Jami Al Muttaqin RT 07 RW 02 Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal yang kritis tergerus derasnya air, Jumat (23/1/2026). Saat ini beberapa strategis dikebut Pemkab Kendal dalam menghadapi cuaca ekstrem, terutama menjelang Ramadan. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari telah mempersiapkan beberapa langkah menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga Februari 2026.

Beberapa langkah mulai dikebut, termasuk penanganan tanggul-tanggul sungai yang kritis. 

Di Kabupaten Kendal, terdapat lima sungai besar seperti Sungai Waridin di wilayah perbatasan Kecamatan Brangsong dan Kaliwungu, Sungai Blorong di perbatasan Kecamatan Brangsong dan Kendal.

Di wilayah barat, ada Sungai Bodri di Kecamatan Patebon dan Cepiring, Sungai Blukar di Kecamatan Ringinarum dan Kangkung, serta Sungai Kuto di perbatasan Kecamatan Rowosari dan Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.

Baca juga: Persik Kendal Tetap Lolos 16 Besar Liga 4 Jateng, Kalah di Laga Akhir Lawan Persikama

"Terkapar Susah Nafas" Cerita Rekan Setim Persikaba Usai Rizal Terkena Tendangan Kungfu Kiper PSIR

Dari sungai-sungai itu, terdapat beberapa titik tanggul yang telah kritis dan membutuhkan penanganan segera. Seperti tanggul Sungai Bodri, Sungai Waridin, serta Sungai Kuto.

Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini menuturkan, pihaknya telah melakukan pembahasan bersama dinas terkait dan melibatkan Pemprov Jateng untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Sudah ada pembahasan. Teknisnya silakan teman-teman bisa tanyakan ke OPD terkait," kata Tika seusai rapat pengamanan menyambut Ramadan di Polres Kendal, Jumat (23/1/2026).

Tika mengatakan, pihaknya juga telah memberi rambu ke pemerintah kecamatan maupun desa untuk bersiap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

"Kami sudah cek lapangan. Jika ada wilayah terdampak bencana, silakan segera koordinasikan untuk penanganan lebih lanjut," sambungnya.

Selain penanganan tanggul kritis, Pemkab Kendal juga akan melakukan penanganan sementara terhadap ruas jalan yang rusak untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. 

Namun penanganan permanen masih menunggu proses lelang selesai.

"Senin pekan depan akan dirapatkan kembali, termasuk pelaksanaan pengerjaannya," tuturnya.

Pj Sekda Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari menuturkan, terdapat pembagian penanganan sungai di Kendal. 

Secara kewenangan, pengelolaan sungai berada di bawah naungan DPUPR Jateng. 

Namun karena kondisi tanggul yang sudah darurat, disepakati adanya pembagian tugas agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved