Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

CIA: Rusia Tak akan Gunakan Nuklir

Direktur CIA William Burns memberikan peringatan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, akan menggandakan kekuatan demi kemenangan di Ukraina.

Editor: m nur huda
Alexey NIKOLSKY / SPUTNIK / AFP
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu (kiri), Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah), dan Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Nikolai Yevmenov (kanan) menghadiri parade Hari Angkatan Laut di St.Petersburg pada 25 Juli 2021. 

TRIBUNJATENG.COM-Direktur CIA William Burns memberikan peringatan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, akan menggandakan kekuatan demi kemenangan di Ukraina.

Namun, ia menegaskan bahwa Putin tak akan menggunakan senjata nuklir untuk meraih kemenangan.

Putin akan melakukannya meski sudah lebih dari 25.000 tentara Rusia tewas dan tekanan sanksi ekonomi oleh komunitas internasional.

Burns menyatakan, Putin optimistis dengan kemenangan negaranya meski mereka telah gagal menduduki Ibu Kota Ukraina, Kiev.

“Ia telah berada dalam kerangka pemikiran, bahwa ia tak percaya dirinya akan kalah. Saya pikir ia merasa yakin sekarang, bahwa menggandakan (kekuatan) akan membuatnya melakukan perkembangan,” kata Burns dikutip dari Fox News, Sabtu (7/5/2022).

Burns pun menegaskan potensi kekalahan akan menjadi dampak yang mengecewakan pada Putin. “Karena ia mempertaruhkan begitu banyak pilihan untuk meluncurkan invasi ini,” tambahnya.

Namun, pemimpin intelijen Amerika Serikat (AS) tersebut mengatakan ia tak berpikir Rusia akan menggunakan senjata nuklir untuk memenangkan perang.

Ia pun mengklarifikasi bahwa intelijen barat tak melihat tanda-tanda Putin akan menggunakannya.

“Sebagai komunitas intelijen, kami tak melihat adanya bukti praktis pada saat ini dari rencana Rusia untuk meluncurkan atau potensi menggunakan senjata nuklir taktis,” ujarnya.

Meski begitu ia menegaskan badan intelijen tak menganggap enteng kemungkinan tersebut. Burns mengatakan, CIA akan tetap tekun mengintai kepentingan Rusia menggunakan nuklir.

“Jadi kami akan tetap fokus sebagai badan intelijen, terkait kemungkinan itu pada saat risikonya sangat besar digunakan Rusia,” tuturnya. (Tribunnews/TribunJatengCetak)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved