Berita Kudus
Mati Listrik Pas Nonton Timnas, Warga Krajan Kudus Sandera Mobil PLN
Penyanderaan tersebut terjadi pada Kamis, (2/5/2024) malam hari tepat saat laga AFC Qatar 2024 U23 Indonesia Vs Iraq
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Mati listrik saat nobar Timnas U-23 Indonesia vs Iraq, warga Krajan RT 03 RW 05 Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menyandera dua mobil PLN yang tengah menangani komplain warga.
Penyanderaan tersebut terjadi pada Kamis, (2/5/2024) malam hari tepat saat laga AFC Qatar 2024 U23 Indonesia Vs Iraq.
Faizin Ketua RT Sekitar mengatakan bahwa di daerah tersebut pada malam hari sering terjadi mati listrik.
Baca juga: Viral Kisah Sopir Angkot Cari Nafkah Pakai Selang Oksigen, Sehari Habiskan Segini Buat Beli Oksigen
Baca juga: Amelia Gadis Desa 19 Tahun Dinikahi Bos Emas 60 Tahun, Mas Kawinnya Dibocorkan Keluarga
Sehingga aktivitas warga sekitar terganggu, terlebih pada saat malam hari pada jam anak-anak belajar hingga warga beristirahat.
"Listrik di sini sudah hampir satu tahun dipastikan habis maghrib dan isya itu mati. Setiap mati, warga sudah lapor PLN tidak ada tindak lanjutnya," katanya saat dikonfirmasi Jumat (3/5/2024).
Dia menambahkan yang menjadikan emosi warga memuncak, yakni jarak aduan warga dan penanganan dari PLN mencapai 4 hingga 5 jam dan bertepatan pada saat laga Garuda Muda U23 melawan Iraq.
"Dan itu sudah selama satu tahun, hingga puncaknya tadi malam pas warga nonton bola. Sehingga warga protes kemudian saya meminta kepada petugas biar mobil disini dan petugasnya kembali, tapi petugasnya tidak mau alhasil mereka juga di sini, " ucapnya.
Untuk malam ini, dia mengatakan lampu mati pada sekitar pukul 20.00 WIB dan kembali nyala pada 01.00 WIB.
Hal tersebut membuat warga menyita mobil petugas selama semalaman.
Dia memperkirakan bahwa seringnya mati listrik dilingkungan itu lantaran adanya kelebihan kapasitas.
Dari pantauan di lapangan, petugas PLN telah melakukan proses penambahan kapasitas trafo di lokasi tersebut. Terlihat dua petugas dan mobil PLN sudah bisa digunakan kembali. (Rad)
| Pusat Minta Daerah Kerahkan PPPK untuk Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Dinkes Kudus Catat Ada 464 Kasus Campak |
|
|---|
| SPPG di Kudus Beri Kejutan Uang Tunai di Dalam Ompreng untuk Siswa Penerima MBG |
|
|---|
| Di Hadapan Ratusan PPPK, Bupati Samani Minta Mereka Tidak Cerai |
|
|---|
| Bupati Samani Pastikan Tak Ada Pemutusan Kontrak PPPK di Kudus |
|
|---|