Berita Batang
Akses Transportasi ke KITB Dipercepat, Bupati Batang Targetkan Trans Jateng Aktif 2027
Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong percepatan pembangunan dan integrasi akses transportasi menuju
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong percepatan pembangunan dan integrasi akses transportasi menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Salah satu fokus utama adalah menghadirkan layanan transportasi massal Trans Jateng yang ditargetkan sudah aktif pada awal 2027.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengatakan seluruh kebutuhan pendukung infrastruktur transportasi ke KITB diharapkan dapat terakomodasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Ya harapannya nanti semuanya bisa ter-cover melalui skema KPBU yang rencananya 2027 sudah akan aktif,” kata Faiz kepada Tribunjateng, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, Pemkab Batang saat ini mengarahkan penguatan transportasi pada jalur utama terlebih dahulu, khususnya dengan menghubungkan Batang ke jaringan Trans Jateng.
Baca juga: Jalan Baru, Harapan Baru Warga Banyuputih - Kedawung Kabupaten Batang
Baca juga: Astaga Mayoritas Klien Rehabilitasi BNN Purbalingga Adalah Pelajar, 19 Orang Masih SD
Baca juga: Bupati Perintahkan Inspektorat dan Direktur Periksa Dugaan Video Mesum Pegawai RSUD dr Loekmono Hadi
“Kita memang sedang mengarah pertama untuk di jalur utamanya dengan Trans Jateng.
Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur berkali-kali, terakhir kemarin langsung diperintah ke Dishub,” jelasnya.
Faiz mengungkapkan, sebelumnya Kabupaten Batang mendapat alokasi layanan Trans Jateng pada 2028.
Namun berkat komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, jadwal tersebut berhasil dipercepat.
“Semula kita kebagian jatah 2028, tapi sekarang sedang dipercepat. Harapannya awal 2027 semuanya sudah aktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur Trans Jateng yang menghubungkan Weleri hingga Pekalongan nantinya akan disambungkan dengan jalur shuttle atau sodetan menuju kawasan industri.
“Nanti jalur Trans Jateng dari Weleri ke Pekalongan, salah satunya berhenti di Terminal Banyuputih. Dari situ tinggal kita bikin sodetan atau shuttle ke KITB,” ucapnya.
Selain dukungan dari pemerintah provinsi, Faiz juga berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat kembali membantu pembangunan infrastruktur jalan pendukung menuju kawasan industri tersebut.
Menanggapi hal itu, Staf Khusus Kementerian Pekerjaan Umum, Oki Isnaini, menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama daerah saat ini tengah melakukan identifikasi ruas jalan prioritas yang dapat diajukan melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD).
“Kita identifikasi ya, dari PU pasti ada, dari pemerintah daerah juga ada prioritas jalan mana lagi yang mau diajukan untuk IJD,” kata Oki.
| Pimpinan DPRD Batang Usul PAW Junaedi, Suudi: Menanti Restu PDIP |
|
|---|
| Dinsos Batang Sebut Bansos Tak Sekadar Santunan, Dorong Kemandirian Warga Rentan |
|
|---|
| Cold Storage Jadi Kunci Stabilitas Harga Ikan di Kabupaten Batang |
|
|---|
| Muscab HNSI Batang, Wakil Bupati Suyono Dorong Penguatan Nelayan dan Solusi Pendangkalan |
|
|---|
| ASN Batang Kumpulkan 11 Ribu Liter Minyak Jelantah, Dukung Rekor MURI dan Energi Terbarukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260105_M-Faiz-Kurniawan-2.jpg)