Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Dimsum hingga Wafel: Cara SPPG Karangasem Selatan Batang Menyatukan Selera Anak dan Standar Gizi

Lewat kolom komentar Instagram hingga obrolan sederhana di sekolah, ide menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dikumpulkan, disaring, lalu disajikan

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
IST
SUASANA SPPG - Suasana Kepala SPPG Karangasem Selatan Yafi (kir), meninjau pelaksanaan MBG di SPPG Karangasem Selatan, Kabupaten Batang. 

Plt Kepala SD Negeri Karangasem 4, Siti Rikha, menilai konsistensi program MBG sangat membantu pemenuhan gizi siswa.

Meski demikian, ia berharap kualitas rasa terus ditingkatkan agar anak semakin antusias.

“Variasi menu dan gizinya sudah baik. Tinggal bagaimana rasanya bisa makin disukai anak-anak, karena selera mereka berbeda-beda,” ujarnya.

Sementara itu, Ahli Gizi RS QIM Batang, Aisyah Sekar Dewi, menegaskan bahwa kunci MBG terletak pada keseimbangan nutrisi dan ketepatan porsi. 

Kebutuhan energi tiap jenjang pun berbeda.

“TK dan SD membutuhkan sekitar 1.100 - 1.600 kalori per hari, SMP dan SMA 1.900 - 2.100 kalori. Ibu hamil dan menyusui bahkan mencapai 2.300 - 2.600 kalori,” jelasnya.

Menurut Aisyah, menu kekinian seperti dimsum bukanlah masalah selama bahan, proses pengolahan, dan kandungan gizinya terkontrol.

“Dimsum boleh saja, asalkan dari ayam segar, tanpa pengawet, dan diolah dengan benar,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara ahli gizi, sekolah, dan suara anak-anak, MBG di Karangasem Selatan menunjukkan bahwa pemenuhan gizi bisa berjalan seiring dengan selera, menjadikan makan sehat bukan lagi kewajiban, melainkan kebiasaan yang dinantikan. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved