Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Batang

Candi Bata Gringsing Terancam Terkubur, Ekskavasi Rp 2 Miliar Masih Sekadar Usulan

Di balik sunyi perbukitan Gringsing, tersimpan jejak peradaban tua yang belum sepenuhnya terungkap.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/(Dok Disdikbud Batang).
CANDI BATA - Penampakan Candi Bata Gringsing yang berada di Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang yang terbengkalai. 

Dalam tahap awal, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah dilibatkan untuk kajian akademik. 

Namun untuk melangkah lebih jauh, dukungan anggaran lintas sektor menjadi kunci utama.

Sementara itu, penataan kawasan Balekambang yang berada di sekitar situs juga terus dibahas. 

Disdikbud Batang telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi, mulai dari Dinas PUPR, Dishub, hingga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), guna memastikan penataan kawasan tidak menggerus nilai sejarah.

Proses pelestarian Candi Bata Gringsing sendiri sempat menghadapi hambatan.

Pembangunan cungkup candi harus tertunda setelah ditemukan reruntuhan baru di area situs pada akhir 2025.

Temuan itu memaksa tim teknis mengubah desain agar tidak merusak struktur asli.

“Desain harus disesuaikan karena ada temuan baru. Prinsipnya, keaslian candi harus tetap dijaga,” jelasnya.

Kini, Candi Bata Gringsing menjadi simbol dilema klasik pelestarian cagar budaya, potensi sejarah yang besar berhadapan dengan keterbatasan fiskal. 

Di satu sisi, situs ini berpeluang menjadi pusat edukasi sejarah dan destinasi wisata budaya unggulan Batang. 

Di sisi lain, tanpa dukungan anggaran nyata, pengungkapan sejarah berisiko terhenti di tengah jalan.

Waktu terus bergerak, sementara jejak peradaban di Gringsing masih menunggu untuk diselamatkan dari terkubur selamanya. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved