Berita Batang
Pemangkasan TKD Berimbas Pekerjaan Jalan hingga Drainase DPUPR Batang Terbatas
Pemangkasan TKD dari pemerintah pusat berdampak signifikan terhadap sejumlah program pembangunan di Kabupaten Batang.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat berdampak signifikan terhadap sejumlah program pembangunan di Kabupaten Batang.
Satu di antaranya dirasakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang, terutama pada sektor drainase.
Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran membuat sejumlah program drainase belum dapat dimaksimalkan.
Baca juga: DPUPR Batang Kebut Penambalan Jalan, Target H-10 Lebaran Demi Keselamatan Pengendara
Saat ini, alokasi anggaran drainase masih bertahan di kisaran Rp1 miliar per kegiatan.
“Ya, jadi drainase itu sama seperti yang disampaikan tadi Pak Fathurrahman dan Pak Kaji Ari. Catatannya memang posisi saat ini masih Rp1 miliar, Rp1 miliar, Rp1 miliar,” kata Endro kepada Tribunjateng, Selasa (3/2/2026).
Keterbatasan anggaran tersebut tidak lepas dari kebijakan pemangkasan TKD yang cukup besar.
Endro menyebut, TKD Kabupaten Batang dikurangi hingga Rp354 miliar, sehingga berdampak langsung pada kemampuan fiskal perangkat daerah.
“Iya betul, karena TKD sekarang dikurangi Rp 256 miliar,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pengurangan tersebut memaksa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan efisiensi di hampir seluruh OPD, termasuk DPUPR. Di instansinya, efisiensi anggaran diperkirakan mencapai Rp16 miliar.
“Kalau ditanya dampaknya, ini signifikan. Yang jelas, di tempat kami diefisiensi kurang lebih sampai Rp16 miliaran,” ungkapnya.
Secara persentase, pengurangan anggaran di DPUPR Batang diperkirakan berada di kisaran 14 hingga 15 persen dari total pagu anggaran awal.
Meski demikian, angka tersebut masih bersifat sementara karena masih dalam tahap pembahasan.
“Kalau persentasenya, kurang lebih 14 sampai 15 persen. Tapi ini masih digodok dan masih dirapatkan,” jelasnya.
Endro menambahkan, DPUPR Batang akan berupaya memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, meski di tengah keterbatasan anggaran yang ada. (Ito)
Baca juga: Kejar Musim Kemarau, Pemkab Batang Gaspol Infrastruktur Lewat Lelang Dini 2026
| 20 Hewan Kurban di Batang Terinfeksi Cacing Hati, Dispaperta Pastikan Bebas PMK dan Antraks |
|
|---|
| Pemkab Batang Kebut Penataan Ruang Publik dan Stadion, Bupati Faiz: Digarap Bertahap |
|
|---|
| Hasil TKA SMP Batang Jadi Catatan Serius, Disdikbud Siapkan Strategi Baru |
|
|---|
| Bantuan Pangan untuk 104 Ribu KK di Batang Terus Disalurkan, Alokasi Naik 70 Persen |
|
|---|
| Pemotongan Hewan Kurban Betina di Batang Masih Tinggi, Dispaperta Ingatkan Jaga Populasi Ternak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260203_PEKERJAAN-JALAN.jpg)