Berita Batang
Tersisa 2 Persen Lagi, Tak Ada Lagi Jalan Berlubang di Batang
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemkab Batang melalui DPUPR bergerak cepat memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemkab Batang melalui DPUPR bergerak cepat memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui.
Hingga pertengahan Maret 2026, progres penambalan jalan telah mencapai sekira 98 persen.
Kepala DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan penambalan atau patching jalan selesai paling lambat H-10 Lebaran.
Langkah ini dilakukan agar pemudik maupun masyarakat yang beraktivitas di Batang dapat melintas tanpa terganggu jalan berlubang.
Baca juga: Eko Santoso Resmi Gantikan Bambang Sasongko di DPRD Batang Lewat PAW
• Jukir Citarum Semarang Intimidasi ART, Dilarang Pergi Sebelum Bayar Parkir Rp3.000
“Komitmen kami sebenarnya sama seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. H-10 Lebaran sudah selesai,” kata Endro kepada Tribunjateng.com, Rabu (11/3/2026).
Dia menjelaskan, secara umum pengerjaan perbaikan jalan berjalan lancar meski sempat terkendala faktor cuaca di beberapa lokasi.
Namun perbaikan tetap dilanjutkan agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Untuk wilayah unit pelaksana teknis daerah (UPTD) seperti Subah, Limpung, Bawang, dan Bandar, progres penambalan jalan saat ini telah mencapai sekira 98 persen.
Sementara itu, pengerjaan di Kecamatan Batang masih terus berlangsung karena jumlah ruas jalan yang diperbaiki cukup banyak dan berada di kawasan perkotaan.
“Untuk Kecamatan Batang memang masih proses karena ruasnya cukup banyak."
"Ada juga yang sudah ditambal namun rusak kembali akibat faktor cuaca. Tapi kami berkomitmen sebelum Lebaran, setidaknya H-5 atau H-3, kondisi jalan sudah sangat minim lubang,” jelasnya.
Sejumlah ruas jalan di Kota Batang yang telah dilakukan penambalan seperti Jalan S Parman, Suprapto, MT Haryono, Sultan Agung, Sidorjo, Lepo, Banjaran, Sawahjoho, Jalan Kecamatan, Kaka Usman, A Yani, Kiai Sampong, Wirosari, Sambong, Jalan Kramat, Ngampuro, hingga Bandansari.
DPUPR juga berencana melanjutkan pekerjaan pada ruas Jalan Sindoro dan Jalan Tentara Pelajar, serta beberapa ruas lain yang masih ditemukan kerusakan.
Baca juga: Disnaker Batang Buka Posko Pengaduan, THR Wajib Diberikan Paling Lambat H-7 Lebaran
• Plt Bupati Pekalongan Sukirman Minta Maaf: Tak Ada Instruksi Larang Wartawan Meliput
Endro menegaskan, seluruh ruas jalan berlubang di kawasan perkotaan akan menjadi prioritas penanganan agar mobilitas masyarakat tetap lancar menjelang Hari Raya.
“Semua ruas di dalam kota yang terdapat lubang akan kami tangani. Termasuk jalan-jalan lain seperti Jalan RE Martadinata juga menjadi bagian dari penanganan,” jelasnya.
Selain mengandalkan tim di lapangan, DPUPR juga membuka partisipasi masyarakat untuk melaporkan kondisi jalan rusak.
Warga dapat mengirimkan foto lokasi kerusakan melalui media sosial Instagram resmi DPUPR Kabupaten Batang agar segera ditindaklanjuti.
“Jika masyarakat menemukan jalan berlubang atau kerusakan jalan lainnya, silakan difoto dan dikirim melalui Instagram DPUPR Kabupaten Batang. Laporan itu akan langsung kami tindak lanjuti,” tutupnya. (*)
| SPMB SD Online Perdana di Batang, Orang Tua Tak Perlu Lagi Antre di Sekolah |
|
|---|
| 11 Ribu Batang Rokok Ilegal Disembunyikan di Kamar Tidur Berhasil Disita Tim Gabungan di Batang |
|
|---|
| Wabup Batang Soroti Pentingnya Kondusivitas Wilayah di Tengah Masuknya Investor |
|
|---|
| Perangkat Desa di Batang Tabrak Jembatan hingga Mobil Ringsek Saat Malam Takbir, Warga Cium Alkohol |
|
|---|
| Kabar Duka, Sukirno Jemaah Haji Asal Batang Wafat di Arafah Saat Persiapan Wukuf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260311-_-Penambalan-Jalan-Kabupaten-Batang.jpg)