Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Batang Jadi Titik Strategis Mudik Lebaran 2026, Rest Area dan Exit Tol Disiapkan Maksimal

Kabupaten Batang diprediksi menjadi salah satu titik penting pergerakan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
IST
RAPAT - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah memakai Kemeja Putih ), memberikan sambutan saat kegiatan pemaparan operasional Lebaran di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang. TRIBUNJATENG/IST (Dok Pemkab Batang) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabupaten Batang diprediksi menjadi salah satu titik penting pergerakan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. 


Letaknya yang berada di jalur strategis antara Jakarta dan Surabaya serta dilintasi ruas Tol Semarang - Batang membuat wilayah ini berpotensi mengalami lonjakan lalu lintas yang signifikan.


Pemerintah Kabupaten Batang bersama pengelola tol menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman. 


Selain penguatan pengaturan lalu lintas, perhatian juga difokuskan pada kesiapan fasilitas di sepanjang jalur tol yang dilalui para pemudik.


Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, posisi Kabupaten Batang yang berada di tengah jalur utama mudik menjadikannya sebagai salah satu titik perlintasan penting kendaraan dari arah barat menuju timur Pulau Jawa. 


Kondisi tersebut membuat Batang berpotensi menjadi lokasi persinggahan bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh.

Baca juga: Ketua LSM Harimau Bantah Ada Pengeroyokan Kades Hoho, Singgung Dugaan Kejanggalan Seleksi Kadus


“Batang berada di jalur strategis yang dilalui kendaraan dari Jakarta menuju Surabaya.

Dengan tiga exit tol yang terhubung langsung ke Jalur Pantura serta akses menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, arus kendaraan saat mudik diperkirakan cukup tinggi,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Minggu (15/3/2026) 


Menurutnya, kepadatan kendaraan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga berpotensi meluas ke jalur arteri di wilayah Batang. 


Karena itu, pemerintah daerah bersama pengelola tol telah menyiapkan langkah antisipasi agar potensi kemacetan maupun kecelakaan dapat diminimalkan.


Selain pengaturan lalu lintas, kesiapan fasilitas istirahat bagi pemudik juga menjadi perhatian utama. 


Satu di antaranya titik yang dipersiapkan secara khusus adalah Rest Area KM 379 di jalur dari Jakarta menuju Semarang.


Di lokasi tersebut, berbagai fasilitas tambahan disiapkan untuk menunjang kenyamanan pemudik, mulai dari taman lalu lintas, penginapan, hingga layanan kesehatan. 


Rest area ini juga dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna mendukung pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jauh.


Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Nasrullah menjelaskan, ruas Tol Semarang - Batang memiliki panjang sekitar 74,9 kilometer dan dilengkapi sejumlah gerbang tol yang menjadi akses keluar masuk kendaraan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved