Sabtu, 30 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kabar Duka, Sukirno Jemaah Haji Asal Batang Wafat di Arafah Saat Persiapan Wukuf

Seorang jemaah haji asal Kabupaten Batang yang tergabung dalam Kloter SOC 17, Sukirno (75), meninggal dunia di Mekkah.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
KABAR DUKA - Kabar duka datang dari Tanah Suci, seorang jemaah haji asal Kabupaten Batang yang tergabung dalam Kloter SOC 17, Sukirno (75), warga Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, meninggal dunia di Arafah, Mekkah, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 05.30 Waktu Arab Saudi (WAS). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabar duka datang dari Tanah Suci, seorang jemaah haji asal Kabupaten Batang yang tergabung dalam Kloter SOC 17, Sukirno (75), warga Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, meninggal dunia di Arafah, Mekkah, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 05.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang, Siti Mahmudah. 

Baca juga: Jemaah Haji Diberi Es Krim Sebelum Masuk Tenda di Arafah

Dia mengatakan, kabar meninggalnya Sukirno diterima dari petugas kloter yang mendampingi jemaah di Tanah Suci.

Menurut informasi sementara yang diterimanya, almarhum sempat pergi ke toilet seorang diri saat berada di Padang Arafah menjelang pelaksanaan wukuf

Namun, setelah cukup lama tidak kembali, sang istri kemudian menyusul untuk mencari keberadaannya.

“Informasi dari ketua kloter, beliau awalnya ke toilet sendirian. Setelah ditunggu cukup lama tidak kembali, kemudian dicari dan saat pintu toilet dibuka, posisinya sudah jatuh dan meninggal dunia,” kata Siti Mahmudah kepada Tribunjateng, Selasa (26/5/2026). 

Ia menjelaskan, sebelum kejadian tersebut almarhum tidak dalam kondisi menjalani perawatan maupun dirawat di klinik kesehatan.

Karena itu, pihaknya menduga almarhum sebelumnya dalam kondisi sehat.

“Beliau tidak sedang dirawat atau sakit. Kemungkinan terjadi secara mendadak, mungkin karena faktor kelelahan atau riwayat tekanan darah tinggi, namun itu masih sebatas dugaan,” jelasnya.

Siti Mahmudah menambahkan, saat kejadian seluruh jemaah sudah berada di Arafah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji, yakni wukuf

Namun, almarhum meninggal dunia sebelum pelaksanaan khutbah dan wukuf yang biasanya berlangsung setelah Salat Dzuhur waktu setempat.

“Posisinya sudah berada di Arafah untuk persiapan wukuf, tetapi beliau meninggal sebelum puncak pelaksanaan wukuf dimulai,” ungkapnya.

Baca juga: Hari Ini, Jemaah Haji Bergerak ke Arafah dalam Tiga Trip

Terkait pemakaman, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari petugas di Arab Saudi. Namun, umumnya jemaah haji yang meninggal di Mekkah dimakamkan di pemakaman Ma’la.

Pemerintah Kabupaten Batang dan keluarga besar jemaah haji turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Sukirno. 

Almarhum dikenal sebagai sosok yang tekun beribadah dan bersemangat menunaikan rukun Islam kelima di usia lanjut. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved