Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Hasil TKA SMP Batang Jadi Catatan Serius, Disdikbud Siapkan Strategi Baru

Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 di Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Disdikbud

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok SMPN 1 Batang
SIMULASI TKA - Suasana proses simulasi TKA di  SMPN 1 Kabupaten Batang, dalam waktu dekat ini. Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 di Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.  

Hasil TKA SMP Batang Jadi Catatan Serius, Disdikbud Siapkan Strategi Baru

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 di Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. 

Pasalnya, rerata nilai siswa masih dinilai belum memuaskan, terutama pada mata pelajaran Matematika yang berada di kisaran angka 40.

Kepala Seksi Kurikulum SMP Disdikbud Kabupaten Batang, Eko Sugianto mengatakan, pelaksanaan TKA tahun ini merupakan yang pertama menggunakan standar pengukuran nasional, sehingga hasilnya menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah maupun sekolah.

“Ini memang baru pertama kali kita menggunakan acuan pengukuran secara nasional. Jadi hasilnya benar-benar menjadi pembelajaran dan bahan evaluasi bagi semuanya, baik Dinas Pendidikan maupun sekolah,” kata Eko kepada Tribunjateng, Jumat (29/5/2026). 

Dia menyebutkan, rata-rata nilai Matematika siswa SMP di Batang masih berada di angka 40, sedangkan Bahasa Indonesia sudah mencapai kisaran 60.

“Kalau Bahasa Indonesia sudah di kisaran angka 60-an, tetapi Matematika memang masih sekitar 40,” jelasnya.

Menurut Eko, rendahnya hasil tersebut tidak bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena TKA baru mulai diterapkan pada 2026.

Sebelumnya, sistem evaluasi akademik sepenuhnya dilaksanakan masing - masing sekolah.

Meski demikian, Disdikbud Batang menargetkan adanya peningkatan capaian nilai pada pelaksanaan TKA tahun 2027 mendatang.

“Minimal nanti rerata nilainya bisa berada di kisaran angka 60-an. Itu yang akan kami upayakan melalui berbagai program peningkatan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.

Eko menambahkan, evaluasi akan difokuskan pada penguatan pembelajaran mata pelajaran yang menjadi tolok ukur nasional. 

Saat ini, TKA baru mencakup dua mata pelajaran.

Selain menjadi alat evaluasi kemampuan siswa, hasil TKA juga mulai berpengaruh pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB), khususnya melalui jalur prestasi.

Untuk jenjang SD ke SMP, nilai TKA memiliki bobot 60 persen, sedangkan nilai rapor 40 persen. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved