Berita Batang
BKPSDM Batang Soroti Minimnya ASN Kejar Jabatan Madya, Peluang Karier Masih Terbuka Lebar
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batang menyoroti masih rendahnya
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batang menyoroti masih rendahnya minat Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menempati jabatan fungsional jenjang madya, meski peluang pengembangan karier dan peningkatan kesejahteraan dinilai cukup besar.
Demikian yang disampaikan, Kepala BKPSDM Batang Dwi RRiyanto seusai penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada 253 ASN pada Apel Pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (8/6/2026).
Menurut Dwi, sejumlah perangkat daerah sebenarnya telah memiliki formasi jabatan fungsional madya, baik di bidang teknis maupun analis sumber daya manusia aparatur. Namun hingga kini, peminatnya masih tergolong sedikit.
“Sebenarnya peluang cukup besar, tetapi masih sedikit yang berminat. Di beberapa bidang teknis maupun analis SDM aparatur tersedia jenjang madya, namun belum banyak yang mendaftar,” kata Dwi kepada Tribunjateng, Senin (8/6/2026).
Padahal, lanjut dia, ASN yang berhasil mencapai jenjang madya tidak hanya memperoleh peningkatan karier dan tambahan penghasilan, tetapi juga mendapat kesempatan memperpanjang masa pengabdian hingga usia 60 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Satroni Rumah Guru di Sukolilo Pati, Pria Ini Kepergok Ngumpet di Bawah Kasur
“Untuk jenjang madya, batas usia pensiun dapat mencapai 60 tahun. Ini tidak hanya berlaku pada jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II, tetapi juga jabatan fungsional tertentu,” jelasnya.
BKPSDM menilai kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah kebutuhan birokrasi terhadap ASN yang memiliki kompetensi dan keahlian spesifik.
Karena itu, para ASN didorong lebih aktif meningkatkan kapasitas diri melalui pengembangan kompetensi dan pencapaian kinerja.
“Kami berharap teman-teman ASN semakin termotivasi untuk menunjukkan prestasi dan mengembangkan kapasitas diri sehingga peluang jenjang karier bisa diraih,” ungkapnya.
Selain menyoroti pengembangan karier ASN, BKPSDM Batang juga mengingatkan pentingnya kelengkapan data kepegawaian melalui aplikasi MyASN.
Data pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) nantinya menjadi acuan utama dalam proses kenaikan pangkat maupun pengembangan karier ASN.
“Kami minta seluruh ASN mengecek kembali data di MyASN masing-masing. Jangan sampai data belum lengkap karena nanti sumber pengambilan data kenaikan pangkat berasal dari SIASN,” tegasnya.
Dwi menambahkan, berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 4 Tahun 2023, proses kenaikan pangkat kini dilakukan secara periodik setiap bulan.
Dengan sistem baru tersebut, penyerahan SK kenaikan pangkat di Kabupaten Batang akan dilakukan secara bertahap sesuai periode pengusulan dan kelengkapan administrasi ASN.
“Ke depan hampir setiap bulan akan ada penyerahan SK kenaikan pangkat. Karena itu, kesiapan data dan administrasi menjadi sangat penting,” tutupnya. (Ito)
| Koperasi Mandiri Umat Batang Gagal Bayar Uang Tabungan Pedagang, Soal Pengawasan Malah Saling Lempar |
|
|---|
| Sosok Tersangka Video Bandar Bergetar Batang, Resmi Ditahan Setelah Terkumpul 5 Bukti |
|
|---|
| Kisah Cinta di Balik Video Bandar Bergetar Batang, Video Intim Disimpan, Tunangan Jadi Korban |
|
|---|
| Pemkab Batang Kejar Pembangunan Sekolah Rakyat, Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Warga Subah |
|
|---|
| Pemeran Laki-Laki Bandar Bergetar Akhirnya Ditahan, Polres Batang Bongkar Skema Transaksi Pornografi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260608_Dwi-Riyanto.jpg)