Berita Kudus
Kudus Surplus Pangan, Ketersediaan Beras Mencapai 100.281 Ton
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan daerahnya surplus beras lebih tinggi dibanding dengan kebutuhannya.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan daerahnya surplus beras.
Hal itu ditandai dengan ketersediaan beras lebih tinggi dibanding dengan kebutuhannya.
Baca juga: Senyum Semringah Setu Bajang, Petani Kudus Janji Rawat Combine Harvester Agar Panen Desa Lebih Cepat
“Meskipun Kudus dikenal kota industri, tetapi pertaniannya juga menyokong swasembada pangan di Jawa Tengah dan Indonesia. Swasembada pangan tidak hanya padi, tetapi jagung dan tebu juga menjadi andalan kami,” kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat di Pendopo Kudus, Selasa (16/12/2025).
Produktivitas pangan di Kabupaten Kudus selain berkat jasa para petani, juga ada sentuhan dari pemerintah melalui bantuan alat dan mesin pertanian.
Selama ini, katanya, pihaknya dan pemerintah pusat acap menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian untuk menunjang produktivitas pertanian.
Dalam kesempatan itu, Sam’ani menyerahkan secara simbolis alat dan mesin pertanian.
Alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian yang secara simbolis diserahkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris kepada petani ada traktor roda dua sebanyak sembilan unit, pompa air tiga inci sebanyak dua unit, hand sprayer sebanyak lima unit, dan traktor crawler atau rovator sebanyak tujuh unit, dan combine harvester.
Kemudian dalam kesempatan yang sama Sam’ani juga menyerahkan sejumlah alat dan mesin pertanian yang bersumber dari APBD Kudus kepada para petani secara simbolis.
Alat dan mesin pertanian yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Kudus untuk petani meliputi traktor roda dua sebanyak tiga unit, traktor perahu sebanyak satu unit, pompa air enam inci sebanyak dua unit, combine harvester sebanyak dua unit, dan satu paket alat produksi gula tumbu terdiri atas mesin giling tebu kapasitas 2,5 ton, mesin penggerak, dan wajan.
Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Muhamad Isnuroso mengatakan, alat dan mesin pertanian yang diserahkan kepada para petani melalui kelompok tani diharapkan mampu menunjang produktivitas pertanian.
Sebab, alat dan mesin pertanian tersebut bisa dimanfaatkan untuk proses tanam sampai panen.
“Ini juga dalam rangka mendukung ketahanan pangan,” kata dia.
Selama ini, katanya, produktivitas pertanian di Kabupaten Kudus mencapai 7 ton sampai 7,5 ton beras untuk lahan pertanian seluas satu hektare.
Sedangkan lahan pertanian di Kudus luasnya sekitar 16.000 hektare yang didominasi lahan pertanian di Kecamatan Undaan, Mejobo, Jekulo, dan sebagian Kaliwungu.
Baca juga: Bupati Kudus Bicara Pelayanan Prima Hingga Potensi Ekonomi: Populerkan Senyum Simpang Tujuh
Kemudian, lanjut Isnuroso, untuk data proyeksi neraca beras Kabupaten Kudus pada tahun 2025 ini, ketersediaan beras di Kota Kretek mencapai 100.281 ton.
| Bupati Kudus Ingin Koperasi Desa Merah Putih Mampu Perkuat Ekonomi Desa |
|
|---|
| BRI Serahkan Ambulans untuk Masjid di Kudus |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Loram Kulon Kudus |
|
|---|
| Kronologi Mahasiswa Pendaki Terjatuh ke Jurang Argopiloso Kudus: Kelelahan dan Jalur Licin |
|
|---|
| Polres Kudus Tangkap Lima Remaja Konvoi dan Geruduk Perumahan Bawa Senjata Tajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/16122025_Bupati-Kudus-Samani-Intakoris-penyerahan-bantuan-alat_1.jpg)