Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

510 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Kudus

510 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kabupaten Kudus.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
CEK KESIAPAN - Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton mengecek kondisi armada kepolisian seusai Apel Kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Jumat (19/12/2025) di Alun-alun Kudus. Armada tersebut digunakan untuk membantu pengamanan secara mobile. 

Dengan sinergi lintas sektoral dan kesiapsiagaan seluruh personel, Polres Kudus berharap pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 di Kabupaten Kudus dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

Baca juga: Pelarian Remaja 19 Tahun Berakhir di Bali, Kabur Usai Setubuhi Gadis Warga Jati Kudus

Awaluddin Muuri Sebut eks Pangdam IV/Diponegoro di Persidangan, Bertemu Bahas Lahan Carui Cilacap

Warga Kampung Laut Geruduk Kantor Bupati Cilacap, Tuntut Pengembalian Lahan 34,2 Hektare

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton menyampaikan, pemerintah daerah berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga yang menjalankan ibadah Natal dan merayakan momentum Tahun Baru 2026.

Personel gabungan yang telah disiagakan diminta agar bisa menjalankan tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya. Dalam rangka menjamin rasa aman bagi masyarakat.

Dalam sambutan Wakil Bupati membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional rutin yang berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolri juga menyoroti faktor cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah. Seperti terjadinya hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.

Situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pihak, mulai dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, serta menyiapkan 2.903 posko yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di antara sasaran pengamanan adalah tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, kawasan wisata, serta lokasi-lokasi perayaan malam tahun baru. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved