Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Nasib Jemaah Umrah di Kudus Gagal Berangkat, Tagih Uang ke Biro Umrah Amanah Wisata Cuma Dapat Janji

Dengan nada cukup terbata-bata, Ahmadi menagih uang kepada biro umrah Amanah Wisata Grup di RT 4 RW 3

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
BATAL UMRAH - Ahmadi (kiri) saat mendatangi biro umrah Amanah Wisata Grup di RT 4 RW 3 Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (23/12/2025). Kedatangan Jumadi ini untuk menagih uangnya karena dia batal umrah melalui biro tersebut. (Foto: Tribun Jateng/Rifqi Gozali). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Dengan nada cukup terbata-bata, Ahmadi menagih uang kepada biro umrah Amanah Wisata Grup di RT 4 RW 3 Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (23/12/2025).

Kedatangan lelaki 57 tahun tersebut lantaran dia yang seharusnya berangkat umrah pada Februari 2025, ternyata batal. Alhasil dia pun menagih uangnya sebesar Rp 67 juga kepada biro umrah tersebut.

Kedatangan Ahmadi ke biro umrah Amanah Wisata Grup tersebut hendak menemui pimpinannya. 

Namun sayang, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Di kantor biro umrah tersebut tidak aktivitas.

Ruangan kosong.

Ahmadi ditemui oleh seorang karyawan bernama Jumadi yang sehari-hari bekerja di lini bisnis penjualan berbasis digital yang lokasinya satu kompleks dengan kantor biro umrah tersebut.

Baca juga: Sosok Selamat Riadi Kades Mandi Lumpur Protes Jalan Rusak di Jalur Wisata: Belum Kering Digilas Lagi

Baca juga: BREAKING NEWS: Polri Pecat Briptu Rifki Sarandi, Polisi Pati yang Terlibat Perampokan Minimarket

Baca juga: Bukti Penggugat Belum Lengkap, Sidang Gugatan Ijazah Jokowi di PN Solo Ditunda

“Ini (pemilik biro umrah) lagi di luar kota,” ujar Jumadi.

Dalam kesempatan itu Ahmadi dengan cukup tenang menceritakan bahwa dia dan istrinya harusnya berangkat umrah pada Februari 2025.

Sebelumnya dia telah membayar senilai Rp 67 juta untuk keberangkatan umrah dia dan istrinya.

Namun, sepekan sebelum pemberangkatan, dia mendapat pemberitahuan bahwa pemberangkatan ke Tanah Suci batal.

“Istri saya shock,karena tahu sendiri kalau di kampung mau berangkat umrah sudah ada syukuran,” kata Ahmadi warga Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Akhirnya untuk mengobati karena gagal ke Tanah Suci, Ahmadi nekat tetap berangkat umrah bersama sang istri pada Maret 2025.

Pemberangkatan umrah bersama istri ini menggunakan biro umrah yang lain. Dengan begitu, maka Ahmadi dan istri pun berhasil melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Meski demikian, Ahmadi tetap menagih uang yang sudah terlanjur dibayarkan kepada biro umrah Amanah Wisata Grup.

Baginya, uang tersebut merupakan hasil jerih payah yang ia kumpulkan selama bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kabupaten Kudus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved