Kudus
Potret Kirab Ritual Bwee Gee di Kudus, Ada Atraksi Tusuk Pipi Dengan Besi
Lantunan doa menggema dari dalam altar di Kelenteng Hok Hien Bio Kudus yang terletak di Jalan Ahmad Yani.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
“Yang terkesan saya melihat tarian naga atau liong. Bagus menurut saya. Lagian adik saya juga ikut memainkan liong,” ucap perempuan berkerudung itu.
Selain tari liong, dia juga terkesima saat melihat atraksi tusuk pipi menggunakan besi tajam. Kemudian suasa kian meriah saat peserta kirab menyalakan petasan renteng. Suara gemeretak menggema di antara barisan peserta kirab yang kemudian disambut tepuk tangan meriah penonton.
Penasihat Kelenteng Hok Hien Bio Kudus, Liong Kuo Tjun, mengatakan, tema yang diambil dalam Kirab Bwee Gee kali ini yaitu tolak balak agar Bangsa Indonesia terhindar dari malapetaka dan wabah penyakit.
Berbagai rangkaian doa dan ritual kirab seluruhnya dipersembahkan untuk Dewa Bumi. Dewa yang dipercaya mampu memberikan kesejahteraan kepada umat manusia.
“Kenapa ada kirab, ini seperti prosesi yang kami harapkan Dewa-Dewa mengunjungi umat-umatnya untuk memberi berkah,” kata Liong.
Doa-doa yang dipanjatkan selama ritual bertujuan untuk menguatkan hati dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Apalagi Kabupaten Kudus tempo hari dilanda banjir dan tanah longsor.
Hal ini, kata Liong, membuat sejumlah kelenteng mengurungkan kehadirannya untuk ikut serta dalam Kirab Bwee Gee.
“Karena dipikirnya Kudus tenggelam karena banjir gara-gara kabar di media sosial. Kalau tahun sebelumnya bisa diikuti lebih dari 60 kelenteng,” kata Liong. Saat ini, yang tercatat ikut hanya 32 kelenteng dari berbagai daerah di Tanah Air.
Kini ritual Kirab Bwee Gee telah selesai digelar. Ritual setahun sekali yang rutin diselenggarakan di Kelenteng Hok Hien Bio Kudus bagi Liong Kuo Tjun merupakan harapan atas kesejahteraan umat manusia.
Selain itu harapan yang juga tersemat yaitu adanya perbaikan umat manusia dari seluruh aspek dan bentuk apresiasi atas Dewa Bumi yang selama ini telah menyertai umat manusia.
“Juga untuk mendoakan pemimpin bangsa agar mendapat perlindungan, kesehatan, dan kemampuan yang memadai untuk memimpin bangsa dengan baik. Mereka para pemimpin bangsa harapannya siap memberi suri tauladan yang positif untuk kami rakyat Indonesia. Makanya kami yakin penuh Indonesia akan melesat sebagai salah satu negara yang disegani di dunia,” katanya. (*)
| "Mengancam Industri" Alasan Buruh Pabrik Rokok di Kudus Tolak Kenaikan Tarif Cukai |
|
|---|
| Lahan Eks Matahari Kudus Dibangun Gedung 7 Lantai Senilai Rp 91,4 Miliar |
|
|---|
| Gamelan di SMP Satu Atap Wonosoco Kudus Hilang Dicuri |
|
|---|
| Beraksi Enam Kali, Pelaku Pencurian Motor di Kudus Berakhir Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Enam Pelaku Penganiayaan Siswa di Kudus Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201_ATRAKSI-Seorang-peserta-kirab-ritual-Bwee-Gee.jpg)