Berita Kudus
Polisi Terjunkan Anjing Pelacak K9 Buru Pencuri Motor di Dawe Kudus
Polisi masih memburu pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Polisi masih memburu pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Upaya pencarian ini melibatkan tim Resmob Polres Kudus dan Jatanras Polda Jawa Tengah.
Baca juga: Perjuangan Reno, Anjing Pelacak yang Mati dalam tugas Saat Mencari Korban Bencana di Sumbar
Kapolsek Dawe AKP Budianto mengatakan, Polisi telah mengantongi identitas pelaku pencurian sepeda motor.
Bahkan sampai saat ini tim gabungan tersebut masih melakukan upaya pengejaran berdasarkan penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi.
“Kami saat ini fokus melakukan upaya penangkapan dengan mengintensifkan penyelidikan di lapangan,” kata Budianto, Senin (13/4/2026).
Budianto mengatakan, dalam kasus pencurian sepeda motor, Polisi juga berhasil mengamankan lima sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana pencurian oleh pelaku yang saat ini diburu.
Kata Budianto, pelaku acap memanfaatkan kelengahan korban saat memarkirkan sepeda motor.
Modus yang digunakan di antaranya dengan mencuri motor yang ditinggalkan pemiliknya dengan kondisi kunci terpasang.
Atau, pelaku mengambil motor milik korban yang tidak menggunakan kunci pengaman tambahan.
“Itu semua menjadi celah bagi pelaku untuk melakukan aksinya,” kata Budianto.
Kini Polisi dalam melakukan pengejaran dengan mempersempit ruang gerak pelaku.
Selain itu, dalam pengejaran ini juga melibatkan anjing pelacak dari tim K9 Satsamapta Polres Kudus.
Penyisiran difokuskan di area kebun tebu dan hutan, mengingat informasi dari warga bahwa pelaku diduga melarikan diri ke kawasan tersebut.
Dengan adanya peristiwa pencurian sepeda motor, Budianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan atas tindak pidana pencurian sepeda motor.
Warga diminta untuk selalu menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan, tidak meninggalkan kendaraan di tempat sepi tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mencurigai aktivitas yang berkaitan dengan pelaku.
Baca juga: Daftar Lengkap Nama 27 Korban Hilang Saat Longsor Banjarnegara, Anjing Pelacak Dikerahkan
Aparat kepolisian juga menggelar patroli gabungan bersama Samapta, khususnya pada jam-jam rawan saat malam hari.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, serta ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” kata Budianto. (Goz)
| Kompetisi Panahan Usia Dini Bakal Rutin Digelar di Kudus |
|
|---|
| Bupati Kudus Dorong Penguatan Sport Tourism melalui Berbagai Even Olahraga |
|
|---|
| Potret Kemiskinan di Kudus: Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Sam’ani Komitmen Bawa Pendidikan di Kudus Relevan dengan Perkembangan Zaman |
|
|---|
| Pemkab Kudus Ajukan DAK ke Kemenkes untuk RSUD Loekmono Hadi dan RSDU Sunan Muria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260413_Polisi-kejar-pencuri-pakai-anjing-pelacak-di-Kudus_1.jpg)