Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Operasi Harga Bahan Pokok Digelar di Kudus: Sediakan Elpiji Melon, Beras, dan Minyak Goreng

Dalam operasi harga kali ini selain elpiji 3 kilogram juga menyediakan beras SPHP dan minyak goreng Minyakita

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
N POKOK-Sejumlah warga Kudus tengah membawa gas elpiji dan beras yang dibeli saat operasi harga bahan pokok di aula Kecamatan Kota Kudus, Selasa (21/4/2026) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Minartin berbondong-bondong datang ke Kantor Kecamatan Kota Kudus saat mendengar kabar adanya operadi harga bahan pokok pada Selasa (21/4/2026).

Dia datang ingin membeli gas elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan masak di rumah.

Minartin dan sejumlah warga Kecamatan Kota Kudus lainnya langsung menuju ke aula belakang Kantor Kecamatan Kota Kudus.

Dalam operasi harga kali ini selain elpiji 3 kilogram juga menyediakan beras SPHP dan minyak goreng Minyakita. Warga yang datang untuk mendapatkan dua komoditas ini bisa langsung dilayani.

Sedangkan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, mereka perlu antre dengan menunjukkan EKTP sebelum membeli gas elpiji melon bersubsidi.

Baca juga: Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota Rendeng di Kudus Direvitalisasi: Sejuk dan Tamannya Indah

 Satu per satu setelah didata dan membayar per tabung elpiji 3 kilogram seharga Rp 18.000, mereka keluar dan mengambil tabung gas berwarna hijau yang telah ditata di pintu keluar aula.

Operasi harga bahan pokok kali ini yang digelar di Kecamatan Kota Kudus disediakan sebanyak 1.000 tabung elpiji 3 kilogram.

“Ini harganya lebih murah, senang banget,” kata Minartin setelah mendapatkan gas elpiji melon seharga Rp 18.000.

Pasalnya di pasaran harganya bisa tembus sampai Rp 25.000 per tabung.

Untuk Minyakita dalam kesempatan kali ini disediakan sebanyak 14 karton. Masing-masing karton berisi 12 kemasan 1 literan. Harga per kemasan Rp 15.700. Kurang dari satu jam minyak goreng sudah ludes.

Sedangkan untuk beras yang disediakan dalam pasar murah kali ini berupa beras yang kemasannya bertuliskan SPHP. Harga per kemasan berisi lima kilogram dijual dengan harga Rp 56.500.

“Saya tidak beli beras karena stoknya di rumah masih ada,” kata Minartin.

Operadi harga bahan pokok ini digelar Dinas Perdagangan secara masif di Kabupaten Kudus menyasar ke masing-masing kecamatan.

Untuk hari ini, operasi harga bahan pokok menyasar Kecamatan Kota, Kecamatan Jati, dan Kecamatan Undaan.

Untuk besok akan digelar di Kecamatan Mejobo, Jekulo, dan Dawe. Dan lusa digelar di Kecamatan Bae, Gebog, dan Kaliwungu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved