Berita Kecelakaan
Pasutri Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Libatkan 2 Truk dan Minibus
Pasangan suami istri bernama Yunus (59) dan Fatimah (47) tewas dalam kecelakaan beruntun.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Pasangan suami istri bernama Yunus (59) dan Fatimah (47) tewas dalam kecelakaan beruntun.
Peristiwa nahas terjadi di jalan lintas timur Sumatra, KM 53, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 13.45 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yaitu truk Mitsubishi, truk Hino, mobil Daihatsu Taruna, dan sepeda motor.
Baca juga: Pikap Gagal Nyalip Tabrak Motor dan Toko, Siswi SMP Tewas di TKP Kecelakaan
Baca juga: Kecelakaan Maut di Kendal, Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Pegandon
"Kecelakaan beruntun ini melibatkan 4 kendaraan, terdiri dari 3 mobil dan 1 sepeda motor. Kedua korban meninggal dunia ini merupakan pengendara sepeda motor," kata Tatit kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/10/2025).
Tatit menjelaskan bahwa penumpang sepeda motor meninggal di lokasi kejadian, sedangkan suaminya yang mengendarai sepeda motor meninggal di rumah sakit.
Keduanya mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.
Lebih lanjut, Tatit mengungkapkan bahwa kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk Mitsubishi box, Bima Enrico.
"Saat mengemudi, dia bergerak melebar ke kanan jalan dan menabrak tiga kendaraan yang bergerak dari arah berlawanan," sebut Tatit.
Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi bergerak di jalan lintas Sumatra dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci.
Setibanya di wilayah Kecamatan Bandar Sei Kijang, truk Mitsubishi melebar ke kanan jalan dan menabrak bagian samping truk Hino yang dikemudikan Prasetyo.
Akibatnya, truk Mitsubishi boks menabrak mobil Daihatsu Taruna dan sepeda motor, yang kemudian menyeret sepeda motor hingga masuk ke dalam parit.
Sementara itu, Bima Enrico, pengemudi truk Mitsubishi box, mengalami luka berat.
"Korban ini mengalami sesak pada dada dan bengkak pada kaki sebelah kanan. Korban sudah dibawa ke RSUD Selasih Pelalawan. Sedangkan pengemudi dan penumpang kendaraan lainnya yang terlibat dalam kecelakaan ini dalam keadaan selamat," tambah Tatit.
Kasus kecelakaan beruntun ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Pelalawan.
Kerugian materi dari kecelakaan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Tatit mengimbau masyarakat yang mengendarai kendaraan agar selalu berhati-hati dan waspada.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama pengendara sepeda motor, agar berhenti jika merasa capek. Untuk pengendara mobil, jangan terburu-buru dan ngebut saat menyalip kendaraan lainnya. Yang terpenting, perhatikan marka jalan," pungkasnya.
Baca juga: Jupiter MX dan Scoopy Rusak Parah di TKP Kecelakaan, Remaja 16 Tahun Tewas
Baca juga: Honda ADV Hantam Tiang, Pelajar Tewas di TKP Kecelakaan
Kecelakaan maut yang melibatkan pasutri juga terjadi di Jalan Awang Data, RT 007, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (16/10/2025).
Pasangan suami istri (pasutri) dan dua anaknya tewas.
Keempat korban tewas di lokasi kejadian akibat luka berat usai motor bernomor polisi KT 5086 EAG yang dikendarai terlibat adu banteng dengan sebuah dump truck bernomor polisi KT 8048 EO.
Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, melalui Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, memberikan keterangan terkait kecelakaan maut yang menewaskan seluruh penumpang sepeda motor.
"Benar, telah terjadi kecelakaan antara dump truck dan sepeda motor di wilayah Paser Belengkong. Empat korban, yang merupakan pengendara motor, dinyatakan meninggal dunia di lokasi," terang Weny, Kamis (16/10/2025).
Korban meninggal diketahui pasutri dan dua anaknya, yakni S (38), istrinya NP (31), dan dua anak mereka, AA (11) serta NP (3), warga Kecamatan Batu Engau.
"Mereka meninggal dunia akibat luka berat yang dialami di lokasi kejadian, kasus ini sedang kami tangani lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, pengemudi dump truck berinisial SY (19), pelajar asal Jambi, dinyatakan selamat dari kecelakaan tersebut dan kini diamankan pihak kepolisian.
"Pengemudi dump truck berinisial SY (19), pelajar asal Jambi, sudah kami amankan untuk dimintai keterangan," ulas Weny.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Desa Paser Belengkong menuju Desa Suatang Keteban.
Di waktu bersamaan, dump truck datang dari arah berlawanan.
"Karena jarak yang terlalu dekat dan kurangnya antisipasi, tabrakan tidak dapat terhindarkan," tutup Weny.
Polres Paser mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama saat melintas di jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Paser Belengkong. (*)
dan BanjarmasinPost.co.id dengan judul Pengendara Motor Adu Banteng Lawan Dump Truck di Paser Kaltim, Pasutri dan Dua Anaknya Tewas di TKP
Baca juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Bocah 4 Tahun Alami Patah Tulang
Baca juga: Mobil Operasional MBG Tertabrak KA Mataram di Purworejo, Dua Orang Tewas
| Mogok saat Terobos Palang Pintu Perlintasan, Truk Pasir Dihantam Kereta |
|
|---|
| Minibus Rombongan Pelayat Terperosok ke Sawah dalam Perjalanan ke Blora, Satu Penumpang Tewas |
|
|---|
| Kakek Pengayuh Sepeda Jadi Korban Tabrak Lari, Potongan Bodi Truk Ditemukan di Lokasi |
|
|---|
| Kecelakaan Kereta di Bekasi, 3 Korban yang Terjebak dalam Gerbong Berhasil Dievakuasi |
|
|---|
| Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Tambah Jadi 7, Korban Luka 81 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251018_Satlantas-Polres-Pelalawan.jpg)