Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Ihsan Bunuh Teman Setelah Paksa Istri Threesome saat Pesta Tuak

"Pelaku mengaku kesal karena korban hitung-hitungan sementara dia merasa sudah memberikan segalanya, termasuk istrinya.”

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
PEMBUNUHAN - Kapolres Siak AKBP Eka Riandy Putra bersama Kasubbit Dokpol Polda Riau AKBP Supriyanto dan Kasat Reskrim Polres Siak AKP Tidor Laksono menunjukkan barang bukti pembunuhan saat konferensi pers, Jumat (31/10/2025), di Mapolres Siak. (Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra) 

Ringkasan Berita:
  • Berawal pesta tuak, pembunuhan terjadi di Siak.
  • Ihsan (44) membunuh temannya hanya karena masalah sepele.
  • Sebelum melakukan pembunuhan, Ihsan sempat memaksa istrinya untuk melayani korban berhubungan badan.

 

TRIBUNJATENG.COM, SIAK - Kasus pembunuhan menggegerkan warga Siak, Provinsi Riau.

Pria bernama Ihsan (44) tega membunuh temannya, Novrianto (39), hanya gara-gara hotspot internet.

Sebelum menghabisi nyawa Novrianto, Ihsan sempat memaksa istrinya sendiri untuk melayaninya dan korban berhubungan badan bertiga atau threesome.

Baca juga: Dina Emosi, Briptu Ade Kurniawan yang Bunuh Bayinya Cuma Dituntut Jaksa 14 Tahun Penjara

Baca juga: Asmara Buat Oknum Polisi Gelap Mata, Perkosa dan Bunuh Dosen Mantan Kekasihnya

Jasad Novrianto ditemukan terkubur di kebun warga di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Berawal pesta tuak

Peristiwa itu berawal pada Sabtu (25/10/2025) malam saat pelaku dan korban minum tuak di rumah pelaku.

Keduanya sudah dua kali berpesta tuak bersama setelah pertemuan pertama pada 11 Oktober.  

“Malam itu pelaku dan korban sama-sama minum tuak,” kata Kapolres Siak AKBP Eka Ariandi Putra, Jumat (31/10/2025). 

Sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (26/10/2025), Ihsan menarik paksa istrinya yang sedang tidur di kamar belakang dan membawanya ke ruang tamu.

Di sana, ia menyuruh korban untuk berhubungan badan dengan sang istri, sementara dirinya menahan kedua tangan istrinya. 

“Saat itu terjadi, istrinya meronta dan menangis, namun pelaku memaksa, saat korban menyetubuhi istri pelaku, pelaku meraba di bagian dada. Ini pelaku benar-benar membantu melakukannya,” ujar Kapolres. 

Setelah korban melakukan perbuatan itu. Pelaku juga minta dilayani oleh istrinya. Istrinya terpaksa menuruti permintaannya. 

Usai kejadian, pelaku dan korban kembali duduk dan meminum tuak seolah tak terjadi apa-apa.

Pukul 04.30 WIB, sang istri mandi sambil menangis, lalu berangkat ke pasar untuk berjualan.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved