Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Nekat Terobos Banjir, Wanita WNA Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong

Seorang warga negara asing (WNA) ditemukan tewas setelah terseret arus banjir.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
tribun bali
EVAKUASI - Proses evakuasi WNA yang hanyut terbawa arus sungai di Desa Tibubeneng, Badung, Bali, pada Minggu 14 Desember 2025. (TRIBUN BALI/ISTIMEWA) 

“Warga sempat mengalihkan arus air, sehingga bisa melakukan proses evakuasi,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. 

Namun hingga saat ini identitas lengkap korban belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen identitas di lokasi kejadian.  

“Kami khususnya Polsek Kuta Utara masih melakukan upaya penelusuran untuk mengetahui identitas serta tempat tinggal korban selama berada di Bali,” jelasnya.

Dijelaskan, saat ini jenazah korban  dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara itu, pihaknya juga berencana melanjutkan evakuasi sepeda motor korban setelah kondisi air memungkinkan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar tidak memaksakan diri melintas di kawasan rawan banjir saat hujan deras demi menghindari kejadian serupa,” imbuhnya. 

Unsur SAR yang terlibat selama proses evakuasi di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polres Badung, Polsek Kuta Utara, BPBD Provinsi Bali, BPBD Badung, PMI Badung, Babinkamtimas Desa Tibubeneg dan masyarakat setempat. 

Sementara itu, banjir melanda kawasan Kelurahan Legian, Seminyak, dan Kerobokan Kelod. Bahkan sejumlah ruas jalan lumpuh total karena tergenangi air.

Selain itu ada puluhan WNA yang dievakuasi dari tempat menginap dengan menggunakan perahu karet. 

Seperti di jalan di Jalan Dewi Saraswati Seminyak, evakuasi dilakukan oleh pihak hotel, BPBD Provinsi Bali, Linmas Seminyak dan TNI. 

Sementara Jalan dewi Sri Kuta dan Jalan Padma legian juga ada WNA yang dievakuasi dengan menggunakan perahu karet. 

Bahkan ada puluhan WNA yang sudah dievaluasi saat terjadi banjir.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan sangat tinggi yang mengakibatkan sejumlah saluran drainase tidak mampu menampung debit air.  

Air meluap dan menggenangi jalanan serta pemukiman warga.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved