Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Daftar Artis dan Aktivis Dapat Teror Misterius, Rumah Dilempar Bom Molotov hingga COD Palsu

Deretan teror yang diterima para aktivis dan influencer kini mengundang keprihatinan. Belum diketahui siapa pelaku teror

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah
FILM BARU - Aktor Yama Carlos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Aktor Yama Carlos menerima teror secara beruntun di hari yang sama pada 25 Desember 2025.  

Ia diminta oleh nomor tak dikenal untuk menghapus kontennya selama seminggu terakhir.

Dalam unggahannya, Yama menyebut istrinya juga mendapatkan teror berupa pesanan fiktif dengan metode Cash On Delivery (COD).

Yama menduga rangkaian teror itu karena dirinya membuat konten yang mengkritik pemerintah.

Aktivis sekaligus konten kreator Virdian Aurellio melalui akun Instagram resminya menyebut dirinya juga mengalami rangkaian teror.

Ia mengatakan kaca mobilnya dirusak oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengendarai tiga motor satu mobil pada Senin (22/12/2025) dini hari.

Selain itu, ia mengaku kediamannya di Jakarta didatangi oleh dua orang tidak dikenal yang menanyakan keberadannya ke petugas keamanan di kediamannya.

Yama Carlos diminta menghapus 12 konten di akun TikTok-nya oleh orang tak dikenal.

Permintaan menghapus konten itu datang dalam bentuk teror kepada Yama dan orang di sekitarnya.

Yama menerima rentetan teror pada waktu yang sama, semua terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025.

Dalam pesan singkat yang diterima Yama melalui WhatsApp-nya, peneror meminta agar Yama menghapus 12 konten di akun TikTok-nya.

Peneror tidak hanya mengancam Yama, namun juga menyasar ibu dari teman Yama sesama aktor berinisial AB.

Pelaku sempat 'mengambil alih' nomor ponsel ibu AB, dan menyampaikan ancaman agar Yama menghapus 12 konten di akun TikTok.

Namun, peneror tak menjelaskan secara spesifik konten mana yang dianggap bermasalah.

Yama menjelaskan, dari 12 konten TikTok yang diunggahnya selama seminggu terakhir sebelum mendapat teror, sebagian besar berisi konten bersama keluara, istri, dan anaknya.

Menurutnya, hanya ada satu konten yang bersifat ekspresi personal, dikemas dalam bentuk satir, tanpa menyebut pihak manapun secara langsung.

"Karena kalau mau berbicara 12 konten itu sisanya saya sama anak saya, saya sama istri saya, saya sama keluarga saya."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved