Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OTT KPK Bupati Cilacap

Bupati Syamsul Diduga Terima Fee Proyek Pemkab Cilacap, KPK Periksa 27 Orang

Total ada sekira 27 orang yang terjaring dalam OTT KPK di Cilacap pada Jumat (13/3/2026), termasuk Bupati Syamsul Auliya Rachman.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Rayka Diah Setianingrum
OTT KPK - Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman. KPK OTT Bupati Syamsul, Jumat (13/3/2026). 

"Kami memperoleh informasi kalau ada penangkapan (Bupati Cilacap)."

"Kami tadinya tidak tahu kalau Pak Sekda juga kena."

"Saya tadi sudah sempat kontak nomor beliau (Sekda Kabupaten Cilacap), tetapi tidak diangkat."

"Jadi saya belum tahu situasinya sampai saat ini," papar Sumarno kepada Tribunjateng.com, Kamis (13/3/2026).

Atas penangkapan ini, Sumarno memastikan pelayanan kepada masyarakat Cilacap terutama menjelang mudik Lebaran ini akan tetap berjalan.

"Kami akan ke Cilacap untuk asistensi ke wilayah tersebut."

"Kami berharap teman-teman di Cilacap, aktivitas untuk pelayanan masyarakat yang penting tetap berjalan baik," terangnya.

Sumarno belum mengetahu pasti obyek hukum yang menjerat Bupati Cilacap.

Kendati demikian, dia mengakui, ada beberapa proyek yang rawan dilanggar oleh para Bupati dan Walikota seperti masalah jual-beli jabatan dan uang fee atau cashback proyek.

"Kami selalu ingatkan kepada teman-teman di daerah agar menjaga integritas," paparnya.

Dia mengklaim, Pemprov Jateng sudah membangun sistem untuk menekankan integritas ini. Namun hal tersebut kembali tergantung ke masing-masing mentalitas kepala daerah. 

"Kami di provinsi sampai bosan (karena) sering menyampaikan soal ini," terangnya.

Dia menambahkan, para kepala daerah juga sudah memperoleh gaji dan tunjangan.

Gaji dan tunjangan itu harus dikompensasikan dengan aktivitas untuk melayani masyarakat.

"Saya sering menyampaikan bahwa manusia itu sifatnya jelek semua yang bernilai di hadapan Allah itu adalah bisa mengendalikan diri."

"Cukup tidak cukup itu diukur dari diri sendiri. Tidak bisa diukur dengan orang lain," tambahnya. (Kompas.com/Rayka Dian/Permata Putra/Iwan Arifianto)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved