Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

15 Orang Tewas dalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

Sebanyak 10 dari 15 korban tewas dalam kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur telah teridentifikasi.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Rabu 29 April 2026 

Peristiwa itu berawal dari taksi listrik tertemper KRL di perlintasan yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa taksi tertemper KRL itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi menunggu.

KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang. 

Akibat kejadian tersebut, 15 penumpang KRL tewas, 88 korban luka.

Para korban luka saat ini ini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara itu, 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. 

Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban tewas dalam kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam, mencapai 15 orang.

“Iya, ada 15 (korban) meninggal dunia,” kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr Martinus Ginting kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). 

Sementara itu, Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol dr Prima Heru mengatakan, pihaknya telah menerima tujuh data antemortem dari keluarga korban.

“Keluarga yang sudah melaporkan ke posko antemortem sampai saat ini sebanyak tujuh keluarga,” kata Prima ditemui di kesempatan yang sama. 

Pengaturan terbatas

Untuk sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik dan turun penumpang.

Perjalanan KRL dilayani hingga Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir telah dibuka untuk operasional kereta api dengan pengaturan terbatas.

KAI menyampaikan operasional pada Stasiun Bekasi Timur akan kembali diaktifkan usai BUMN tersebut memastikan seluruh sistem persinyalan dan sarana-prasarana sudah pulih atau berfungsi normal.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan, proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta penuh kehati-hatian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved