Berita Regional
Bawa Senjata Mirip Senpi, Begal Berkedok Polisi Rampas Motor Warga
Begal berkedok polisi menghentikan korban di jalan lalu meminta kendaraan dibawa ke kantor polisi dengan alasan pemeriksaan.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian membongkar dua pola kejahatan jalanan yang meresahkan warga Jakarta Utara sepanjang Mei 2026.
Yakni, begal berkedok polisi dan pencurian sepeda motor dengan cara mematahkan setang kendaraan.
Polisi mengamankan enam tersangka dan menyita empat sepeda motor hasil kejahatan.
Baca juga: Dua Maling Gudang Todongkan Pisau saat Dikepung Warga, Berakhir Babak Belur Dihajar
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur mengatakan, salah satu kasus yang diungkap merupakan pencurian dengan kekerasan oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi.
Pelaku menghentikan korban di jalan lalu meminta kendaraan dibawa ke kantor polisi dengan alasan pemeriksaan.
“Pencurian dengan kekerasan dengan modus operandi mengaku sebagai anggota polisi, mengambil kendaraan, lalu meminta korban ke kantor polisi setempat,” kata Awaludin di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Menurut dia, para pelaku juga membawa senjata menyerupai senjata api untuk mengintimidasi korban saat beraksi.
“Kami sudah ungkap dengan barang bukti salah satunya ada senjata yang menyerupai senjata api, yaitu diduga airgun,” ujarnya.
Komplotan patah setang ditangkap
Selain kasus polisi gadungan, Polres Metro Jakarta Utara juga menangkap komplotan pencurian motor dengan cara mematahkan setang kendaraan yang terparkir.
Kasus tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial.
“Yang saat ini viral dengan modus mematahkan setang motor, pelakunya sudah kami ungkap,” kata Awaludin.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, sepanjang Mei 2026 pihaknya menerima delapan laporan polisi terkait kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Utara.
Dari pengungkapan itu, polisi menangkap enam tersangka dan mengamankan empat kendaraan bermotor.
“Tersangka yang kami amankan berjumlah enam orang. Kemudian kendaraan yang saat ini ada di depan kami ada empat kendaraan bermotor,” kata Erick.
Meski demikian, polisi menyebut masih ada lima pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dan kini dalam pengejaran.
| Dua Maling Gudang Todongkan Pisau saat Dikepung Warga, Berakhir Babak Belur Dihajar |
|
|---|
| Kejar-kejaran Dini Hari, Pelajar Tewas Ditusuk Pelaku Klitih |
|
|---|
| Panik Diteriaki Maling, Pria yang Nunggak Cicilan Motor Nekat Lompat ke Laut |
|
|---|
| IRT Ini Sulap Rumahnya Jadi Pabrik Narkoba, Produknya Sangat Berbahaya Picu Kejang hingga Amnesia |
|
|---|
| Terbaru Rampas Ponsel WNA Asal Italia, Komplotan Begal Ini Telah Beraksi di 120 Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260520_begal-berkedok-polisi-gadungan.jpg)