Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sakit Hati Sering Dibully Berujung Pembunuhan Sadis, Empat Pelaku Diringkus

Rasa dendam tersebut kemudian berkembang menjadi rencana pembunuhan dan perampokan.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
tribun bali
PELAKU PEMBUNUHAN - Dua pelaku utama pembunuhan, yakni D.F asal Lombok Timur dan M.K.H asal Jember, Jawa Timur, dimintai keterangan penyidik Polres Badung pada Rabu 20 Mei 2026. (Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta) 

TRIBUNJATENG.COM, BADUNG – Pria asal Sumbawa berinisial D.A.D di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, ditemukan tewas mengenaskan.

Kasus pembunuhan akhirnya terungkap.

Polisi menangkap empat pelaku, dua di antaranya masih di bawah umur, yang diduga telah merencanakan pembunuhan tersebut sebelum mengubur jasad korban di area persawahan.

Baca juga: Aksi Sadis 8 Pelaku Penganiayaan Ilham Pelajar SMA Bantul Terungkap dalam Rekonstruksi

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengungkapkan, pembunuhan dilakukan secara sadis oleh empat pelaku yakni D.F. (20) asal Lombok Timur, M.K.H. (24) asal Jember, serta dua pelaku anak berinisial A.F.P. (17) dan I.P.R. (16).

Menurut polisi, motif utama pembunuhan dipicu rasa sakit hati.

Pelaku D.F. mengaku sering di-bully dan diejek korban saat sama-sama bekerja di sebuah tempat usaha pencucian kendaraan di wilayah Darmasaba.

“Pelaku mengaku sakit hati karena sering di-bully saat bekerja bersama korban,” ujar AKBP Joseph Edward Purba, Rabu 20 Mei 2026.

Rasa dendam tersebut kemudian berkembang menjadi rencana pembunuhan dan perampokan.

Kesempatan muncul saat korban menghubungi D.F. untuk mengambil mesin kompresor pada malam kejadian.

Alih-alih memenuhi permintaan korban, D.F. justru mengajak tiga rekannya untuk menjalankan rencana tersebut.

Sekitar pukul 23.00 Wita, para pelaku berkumpul di kos rekannya dan sepakat merampas uang, telepon genggam, serta sepeda motor milik korban.

Korban kemudian datang ke lokasi Mae Wash sekitar pukul 01.15 Wita.

Saat korban menunduk mengambil mesin kompresor, salah satu pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan botol kosong.

Korban tersungkur dan langsung dikeroyok secara brutal menggunakan tangan kosong, tendangan, hingga kursi besi.

Setelah korban tak berdaya, pelaku utama menusuk punggung korban menggunakan pisau.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved