Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Viral Ayah Bertaruh Nyawa Bertarung dengan Buaya Demi Selamatkan Buah Hatinya

Seorang remaja berinisial FE (17) nyaris kehilangan nyawa setelah diserang seekor buaya saat memasang

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
Remaja berinisial FE (17) menjadi korban serangan buaya saat memasang jaring ikan di aliran sungai Lingkungan I, Kelurahan Watubangga, pada Senin (9/2/2026) sekira pukul 16.00 wita. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pelajar di Kolaka diserang buaya saat memasang jaring ikan di sungai Watubangga.
  • Korban selamat setelah ayahnya nekat melawan buaya dan menarik ekor predator tersebut.
  • Akibat serangan, korban mengalami sejumlah luka sobek di beberapa bagian tubuh.

 

TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa mencekam dialami seorang pelajar di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Seorang remaja berinisial FE (17) nyaris kehilangan nyawa setelah diserang seekor buaya saat memasang jaring ikan di aliran sungai wilayah Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, tepatnya di aliran sungai Lingkungan I, Kelurahan Watubangga.

Saat kejadian, korban tengah melakukan aktivitas menangkap ikan di sungai tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Watubangga melalui Wakapolsek Ipda Mirwan Pasalli memaparkan kronologi bagaimana korban dapat selamat dari serangan predator buas tersebut.

“Saat kejadian ayah korban tiba-tiba mendengar anaknya berteriak minta tolong," ucapnya Selasa (10/2/2026).

Menurut keterangan kepolisian, ayah korban berinisial RA (54) langsung menoleh ke arah suara teriakan dan mendapati anaknya sudah dalam kondisi diseret buaya ke dalam air.

"Saat menoleh, RA melihat FE sudah diseret seekor buaya ke dalam air di kedalaman 2 meter,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: ASN Staf Kecamatan Hajar Petugas SPBU, Camat : Antreannya Diserobot

Dalam situasi darurat tersebut, RA nekat melawan buaya demi menyelamatkan nyawa anaknya.

Ia memegang ekor buaya dan menariknya dengan sekuat tenaga hingga gigitan predator tersebut terlepas dari tubuh FE.

Akibat serangan itu, FE mengalami sejumlah luka sobek di beberapa bagian tubuh.

Luka-luka tersebut meliputi bagian dada, paha kanan, lutut kanan, serta punggung kaki kanan.

Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis atas luka yang dideritanya dan saat ini dilaporkan selamat.

Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Watubangga di Jalan Cendrawasih Kecamatan Watubangga untuk mendapat perawatan.

Watubangga berjarak 214 kilometer dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.

Dapat ditempuh melalui jalur darat sekira 5-6 jam berkendara.(*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com

Sumber: Tribun sultra
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved