Mudik 2026
"Ada Kenikmatan Tersendiri" Alasan Jeni Mudik Gowes Sepeda dari Banten ke Purbalingga
Mudik menggunakan sepeda motor dari Jakarta ke Jawa Tengah mungkin sudah cukup melelahkan bagi sebagian orang.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Mudik menggunakan sepeda motor dari Jakarta ke Jawa Tengah mungkin sudah cukup melelahkan bagi sebagian orang.
Lalu bagaimana mudik dengan sepeda gowes? Jeni Abdulrokhim (29) bisa menjawabnya.
Ini tahun keduanya mudik dari Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten, menuju ke Purbalingga.
Lantas apa yang membuatnya kembali menjalani mudik bersepeda ini di Bulan Ramadan?
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan saat Perjalanan Mudik, Jaga Pola Makan dan Istirahat
Baca juga: Pantauan Arus Mudik 15 Maret: Truk Overload Masih Melintas di Pantura Brebes
Jeni memilih menggunakan sepeda karena berbagai pertimbangan.
Ia ingin menikmati perjalanan, menambah teman dan juga karena jauh lebih hemat dibanding naik angkutan umum.
Jeni yang kini tinggal di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, akan mudik ke kampung halamannya di Purbalingga, Jawa Tengah.
Dia mulai gowes sepeda dari Rangkasbitung pada Sabtu (14/3/2026) sore dan diperkirakan akan tiba di Purbalingga pada Selasa (17/3/2026) sore.
Menurut Jeni, mudik menggunakan sepeda memberi pengalaman yang tidak didapat jika menggunakan kendaraan lain.
“Kalau bersepeda itu kebetulan tahun kemarin juga pernah.
Ada kenikmatan tersendiri, jadi bisa menikmati jalanan. Apalagi saat puasa, itu hal yang berbeda.
Istilahnya enggak bisa setiap hari kita lakukan,” kata Jeni saat memulai perjalanannya di Rangkasbitung, Sabtu.
Selain menikmati perjalanan, ia juga bisa menjalin silaturahmi dengan komunitas pesepeda di sepanjang jalur Pantura yang dilaluinya.
Jeni mengaku sudah menjalin janji dengan beberapa pesepeda di rute Pantura untuk sama-sama gowes mudik tujuan Jawa Tengah.
“Kebetulan saya lewat Pantura, biasanya teman-teman pesepeda di sana suka menyediakan tempat singgah.
| Barang Pemudik Senilai Rp 110 Juta Tertinggal di KAI Purwokerto |
|
|---|
| Arus Balik Masih Terasa, 2.000 Kendaraan per Jam Padati Gerbang Tol Banyumanik Semarang Hari Ini |
|
|---|
| Hari Terakhir Libur Lebaran 2026, Stasiun Pekalongan Masih Diserbu Ribuan Pemudik |
|
|---|
| Arus Balik Hari Terakhir Libur Lebaran, 62.053 Penumpang Padati KAI Daop 4 |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Gelombang Kedua, One Way Jalan Tol Semarang Batang Diperpanjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260315_GOWES-Jeni-Abdulrokhim-29-memilih-mudik-menggunakan-sepeda.jpg)