Berita Kriminal
Tragis Mahasiswi Lompat dari Lantai 2 Kampus, Berawal dari Konflik Tugas Kuliah
Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami luka serius setelah terjatuh dari lantai dua salah satu
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Mahasiswi UHO Kendari berinisial MAP (19) mengalami luka serius setelah terjatuh dari lantai dua Gedung D FMIPA UHO pada Rabu malam.
- Polisi menyebut insiden tersebut diduga berkaitan dengan tekanan yang dirasakan korban setelah konflik tugas kuliah yang belum menemukan penyelesaian.
- Korban selamat dan kini menjalani perawatan intensif di RS Abunawas akibat patah tulang pada tangan dan kaki kanan.
TRIBUNJATENG.COM - Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami luka serius setelah terjatuh dari lantai dua salah satu gedung fakultas pada Rabu (10/6/2026) malam.
Korban yang diketahui berinisial MAP (19), mahasiswi semester dua Jurusan Geografi, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, insiden tersebut diduga berkaitan dengan tekanan psikologis yang dialami korban setelah konflik dengan salah satu rekan kuliahnya yang berlangsung selama beberapa pekan.
Baca juga: Fakta Terbaru Sidang TPPU Gus Yazid, Ketua DPRD Cilacap Bantah Terima Uang Rp1 Miliar
Berawal dari Perselisihan Tugas Kuliah
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa persoalan bermula pada akhir Mei 2026 ketika terjadi perselisihan terkait tugas kuliah antara korban dan rekannya yang berinisial K.
Menurut keterangan polisi, perdebatan dipicu oleh hasil tugas yang dikerjakan korban dan kemudian memunculkan ketegangan di antara keduanya.
“Karena ada kesalahan dalam tugas tersebut, K memarahi korban dan meminta kembali kotak berisi peralatan kimia miliknya, sembari mengambil alat tersebut, lalu memukul korban mengenai bagian mata,” ungkap AKP Welliwanto Malau Kamis (11/6/2026).
Peristiwa tersebut kemudian diketahui oleh sejumlah senior di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO.
Setelah mengetahui adanya konflik tersebut, para senior korban berupaya membantu menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi.
Namun, upaya yang dilakukan sebanyak dua kali itu belum menghasilkan penyelesaian yang disepakati kedua pihak.
Persoalan kemudian diteruskan kepada pihak jurusan untuk ditangani lebih lanjut.
Pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 16.00 WITA, pihak jurusan kembali mempertemukan korban dan rekan kuliahnya dalam sebuah mediasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pertemuan tersebut juga belum mencapai kesepakatan.
Korban disebut merasa tertekan karena menilai dirinya diminta meminta maaf meskipun merasa tidak melakukan kesalahan.
| Wali Kota Jadi Korban KDRT, Suami Jadi Tersangka Mangkir dari Panggilan Polda |
|
|---|
| Suparman Pembunuh Bilqis Bocah Sragen Ternyata Juga Pernah Bunuh Perempuan dan Waria |
|
|---|
| Fakta Baru Pembunuhan Bilqis Bocah Sragen, Suparman Ingin Kuasai Motor dan HP Korban |
|
|---|
| Pembunuh Bilqis Bocah Sragen Ditangkap, Terungkap Hubungan Keluarga Korban dan Pelaku |
|
|---|
| Residivis Sok Jago Tantang Warga dan Polisi, Nyali Langsung Ciut Saat Jimat Dibakar Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260611_mahasiswi-loncat.jpg)