Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Batik Rifaiyah, Karya Sunyi Lintas Generasi Perempuan Batang

Kabupaten Batang juga memiliki batik khas yang telah dikenal hingga tingkat nasional, yakni Batik Rifaiyah.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Vito
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
PERLIHATKAN BATIK - Miftakhutin Ketua Kelompok Pembatik Rifaiyah Kabupaten Batang memperlihatkan produk batiknya, Selasa (10/2/2026). Rumah produksi batik Rifaiyah berada di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. 

Dalam hidupnya, ia memperkirakan telah menghasilkan lebih dari 100 karya. Beberapa di antaranya bahkan kembali kepadanya setelah puluhan tahun berpindah tangan, sekaligus menjadi momen yang mengharukan.

Mbak Utin mengungkapkan, pada 1996, satu kain motif materos dijual seharga Rp 60 ribu, nilai yang kala itu setara 3 gram emas. Kini, harganya mencapai Rp 4 juta per kain, meski daya belinya justru menurun.

Namun baginya, nilai sejati Batik Rifaiyah bukan soal angka. “Ini warisan budaya Indonesia. Kebetulan pusatnya ada di Batang. Tugas saya menularkan virus kebaikan ini,” tuturnya.

Di tengah gempuran industri tekstil modern, Batik Rifaiyah tetap bertahan pelan, sunyi, dan setia di tangan perempuan-perempuan Batang, terkhusus murid Mbah Rifai (Kiai Haji Ahmad Rifai, ulama Jawa lahir pertengah abad 17) yang membatik dengan hati. (Tito Isna Utama)

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved