Berita Pekalongan
Dishub Kota Pekalongan Usulkan Jalur Dua Arah dan Pelebaran Jalan Hadapi Pembatasan Truk Berat
Langkah ini akan mengurangi tekanan lalu lintas di ruas-ruas utama yang sering dilalui kendaraan besar.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: M Syofri Kurniawan
"Namun tentu perlu kajian teknis lebih lanjut bersama Kementerian PUPR dan kepolisian," paparnya.
Restu menuturkan, seluruh rencana tersebut masih dalam tahap kajian teknis.
Pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menganalisis aspek lebar jalan, kapasitas kendaraan, serta rekayasa lalu lintas di titik-titik yang diusulkan.
"Di titik seperti Simpang Pusri itu memang macet parah, radius putarnya sempit. Jadi perlu analisis mendalam, baik dari sisi kapasitas maupun pola arus lalu lintasnya," terangnya.
Lebih lanjut, Dishub juga menyiapkan rencana penataan jalur dua arah di beberapa titik strategis lain sebagai langkah jangka panjang untuk memperlancar mobilitas kendaraan di kawasan perkotaan.
Ia berharap, hasil kajian tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi.
"Harapannya tahun depan sudah bisa direalisasikan. Tapi tentu menunggu dukungan pendanaan," ujarnya.
Restu menegaskan, kebijakan pembatasan truk berat di jalur Pantura tidak hanya bertujuan untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan dan memperpanjang umur infrastruktur jalan di wilayah Pekalongan.
"Dengan dukungan DPR RI, BBPJN, dan instansi teknis lainnya, kami optimistis kebijakan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan," pungkasnya. (Dro)
Baca juga: Kota Pekalongan Gandeng Investor Malaysia Wujudkan Proyek Sampah Jadi Energi
| PLT Bupati Sukirman : Muslimat NU Garda Terdepan Pelayanan dan Pembangunan Umat |
|
|---|
| Tata Arsip Berbuah Prestasi, Pemkab Pekalongan Raih Penghargaan Bergengsi dari ANRI |
|
|---|
| Dilepas Wali Kota Aaf, KJNI Kota Pekalongan Bidik Penampilan Terbaik di Prambanan |
|
|---|
| Bangun Ekonomi Mandiri, Keluarga Pekerja Migran Perikanan di Pekalongan Didorong Kembangkan Usaha |
|
|---|
| Mulai 1 Juni 2026, Parkir di Kota Pekalongan Beralih ke Pembayaran QRIS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251028_M-Restu-Hidayat.jpg)