Sabtu, 30 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Dishub Kota Pekalongan Usulkan Jalur Dua Arah dan Pelebaran Jalan Hadapi Pembatasan Truk Berat

Langkah ini akan mengurangi tekanan lalu lintas di ruas-ruas utama yang sering dilalui kendaraan besar.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
USULAN PELEBARAN JALAN - Kadishub Kota Pekalongan M Restu Hidayat saat mengusulkan penerapan jalur dua arah di beberapa ruas strategis, serta pelebaran jalan di titik rawan kemacetan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kebijakan pembatasan operasional kendaraan berat bersumbu tiga atau lebih di jalur Pantura. (TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO) 

"Namun tentu perlu kajian teknis lebih lanjut bersama Kementerian PUPR dan kepolisian," paparnya.

Restu menuturkan, seluruh rencana tersebut masih dalam tahap kajian teknis.

Pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menganalisis aspek lebar jalan, kapasitas kendaraan, serta rekayasa lalu lintas di titik-titik yang diusulkan.

"Di titik seperti Simpang Pusri itu memang macet parah, radius putarnya sempit. Jadi perlu analisis mendalam, baik dari sisi kapasitas maupun pola arus lalu lintasnya," terangnya.

Lebih lanjut, Dishub juga menyiapkan rencana penataan jalur dua arah di beberapa titik strategis lain sebagai langkah jangka panjang untuk memperlancar mobilitas kendaraan di kawasan perkotaan.

Ia berharap, hasil kajian tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi.

"Harapannya tahun depan sudah bisa direalisasikan. Tapi tentu menunggu dukungan pendanaan," ujarnya.

Restu menegaskan, kebijakan pembatasan truk berat di jalur Pantura tidak hanya bertujuan untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan dan memperpanjang umur infrastruktur jalan di wilayah Pekalongan.

"Dengan dukungan DPR RI, BBPJN, dan instansi teknis lainnya, kami optimistis kebijakan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan," pungkasnya. (Dro)

Baca juga: Kota Pekalongan Gandeng Investor Malaysia Wujudkan Proyek Sampah Jadi Energi

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved